
Media Purna Polri, Kupang — Tidak melunasi uang tiket pesawat saat kegiatan kejuaraan tinju amatir dan profesional (Ampro) di Mbay Kabupaten Nagekeo, Provinsi NTT pada 5 Mei lalu, Ambrosius Korbafo Cs akan dipolisikan.
Hal ini diungkapkan oleh Iin Suwardi,salah satu karyawan di Java Timor Trevel yang menangani tiket tersebut kepada media ini di lippo plaza kupang, Kamis (30/5/2019).
Iin menuturkan bahwa pada waktu itu Pak Ambrosius Korbafo datang ke kantor dan memesan tiket rombongan ke Mbay. katanya ada kegiatan tinju. jadi tiket yang di pesan sekitar 30 an Pergi Pulang (PP) dengan total keseluruhan Rp 126.498.550 dan baru membayar Rp 80 juta ditambah kemarin trasfer lagi Rp 5 juta sehingga masih kurang Rp 41.498.550.

“Sekarang bos saya (Abah Handika) mengancam memecat saya kalau sisa uang itu tidak di lunasi. dia kasi waktu hingga besok tanggal 31 Mei 2019. untuk itu maka kalau besok Pak Ambrosius tidak melunasi sisanya maka saya akan laporkan ke pihak kepolisian “, Ujarnya.
Terpisah ketua Pertina Provinsi NTT, Samuel Haning S.H, M.H dikonfirmasi via handphone cellularnya terkait persoalan ini mengatakan bahwa Ia sangat menyayangkan sikap panitia dalam hal ini pak Ambrosius Korbafo dan kawan – kawan belum menyelesaikan tunggakan itu. kasihan
trevel itu di rugikan. pada hal mereka sudah membantu banyak kepada kita dalam kegiatan itu hingga sukses terlaksana.
“Saya harap Pak Ambrosius dan teman – teman secepatnya merespon dan melunasi tungggakan itu. kalau tidak maka akan berdapak pada hukum. dan jelas akan merusak citra olah raga tinju di NTT ke depan”, Kata Sam Haning.
Lebih lanjut dikatakan, Saya tidak mau gara – gara hanya persoalan uang tidak seberapa merusak kegiatan penyelenggaraan tinju kedepan. ini kan mencoreng nama baik kita. ibarat kata nila setitik merusak susu sebelanga.
Sementara itu media ini sempat mengkonfirmasi Ambrosius Korbafo via whatsappnya mengatakan bahwa penanggung jawab kegiatan di Mbay adalah pak Kasmir. dirinya hanya melanjutkan permintaan pemesanan tiket oleh pak kasmir. dan sudah dibayarkan sebagian tinggal sisa yang harus di lunasi namun ada masalah lokal yang di hadapi panitia makanya terlambat melunasi. tetapi pasti akan di lunasi. intinya kami tetap bertanggung jawab. Pungkas Ambrosius Korbafo.
(Oscar MPP)



