
MEDIA PURNA POLRI,TANGERANG – Pesantren Kilat (Sanlat)merupakan kegiatan yang biasa dilakukan oleh Sekolahan Mutiara Bangsa(MB). Tujuannya untuk meningkatan keimanaan dan ketaqwaan serta berbudi pekerti luhur dalam bentuk aktualisasi pembiasaan hidup beragama.
Siswa/i SMP dan SMK Mutiara Bangsa Kemiri dengan mengadakan kegiatan keagamaan Pesantren Kilat sekaligus menyambut Ramadhan 1440 H, serta melaksanakan Sholat Duha berjama’ah,Tadarusan,dan Materi Seputar Ramadhan.
Kegiatan Pesantren Kilat salah satu kegiatan yang diadakan di Sekolahan Mutiara Bangsa setiap tahunnya. Pada tahun 2019 ini telah dilaksanakan Pesantren Kilat selama tiga hari kedepan dimulai dari hari Kamis Tanggal 09/05/19 Pukul 07:00 s/d 11:00 Wib dan di tutup dengan Bukber pada hari Sabtu,beralokasi di Ruang Gedung sekolahan Mutiara Bangsa serta di Halaman Sekitar. Kemiri Tangerang Banten.

Turut di hadiri Siswa/i SMK sekitar 405 murid dan SMP 99 murid serta Guru-guru dan Alumni yang telah di kuliahkan Oleh Sekolah.
“Menurut saya acara ini sangat baik dan Positif untuk Para Siswa, terkait Anak-anak sekarang sepertinya semakin jauh dari ajaran agama, bahkan sering sekali saya melihat banyak anak-anak seusia mereka yang tidak Segan-segan bahkan tidak punya rasa malu bahwa mereka tidak berpuasa di bulan Ramadhan, salah satu contohnya nongkrong di pinggir jalan sambil merokok (Tidak Puasa), bahkan di usia mereka saat ini”.

Lanjutannya”Saya yakin mereka tidak akan menyempatkan diri untuk membuka dan membaca AlQur’an dirumahnya di Bulan Suci Ramadhan ini,mereka lebih Asyik dengan Gadgetnya bermain Game Online bahkan Berselancar di Media Sosial Seperti Facebook dan Whatsapp”.
“Maka dari itu kami dari Pihak sekolah mengadakan kegiatan ini rutin setiap tahunnya di Bulan Ramadhan. Karna kami optimis dengan kegiatan seperti ini, kami sedikit bisa menanamkan kembali Ajaran-ajaran agama Islam salah satunya Puasa di bulan Suci Ramadhan. Pungkas Ahmad Suheri,S.Kom.I.
Dalam waktu yang Sama Ahmad Suheri Memaparkan “Semoga Anak-anak yang ada di Sekolah Kami tetap dapat belajar agama dan menjalani Agama dengan baik walaupun lingkungan di luar kadang membawa mereka lupa akan agamanya. Tuturnya kepada MP-POLRI,lewat Whatsapp.
(Agus Saparudin MPP)



