Pemalang,MP-POLRI – Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf. Edy Wibowo, S.Sos., menghadiri Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) Ke-98 Tingkat Kabupaten Pemalang yang digelar di Halaman Pendopo Kabupaten Pemalang, Rabu (28/10/2026).

Upacara tersebut mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati, Pemuda untuk Indonesia”. Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Plt. Bupati Pemalang Nurkholis, S.H., M.Si., sedangkan Pemimpin Upacara dijabat oleh Umar K. Hakim, S.H. dari KNPI Kabupaten Pemalang. Kegiatan diikuti dari berbagai unsur pemerintahan, organisasi kepemudaan, pelajar, mahasiswa, serta organisasi kemasyarakatan.
Turut hadir dalam upacara tersebut Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pemalang H. Wardoyo, Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf. Edy Wibowo, S.Sos., Kapolres Pemalang AKBP Anggito Hadi Prabowo, S.I.K., Hakim Pengadilan Negeri Pemalang Rina Idawani, S.H., Ketua Pengadilan Negeri Pemalang Muslim, S.H., Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pemalang Drs. Jaelani, Sekretaris Daerah Kabupaten Pemalang Bagus Sutopo, S.STP., para Asisten, Kepala OPD, pimpinan instansi vertikal, ketua organisasi profesi dan organisasi kemasyarakatan, TP PKK, GOW, Dharma Wanita Persatuan, serta tamu undangan lainnya.

Peserta upacara terdiri dari Korsik Pemda Pemalang, Korpri, Kokam Muhammadiyah, Pemuda Pancasila, KNPI, Pemuda Katolik, GP Ansor, IPNU-IPPNU, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Purna Paskibraka Indonesia (PPI), mahasiswa ITB ADIAS Pemalang, OSIS SMA Negeri 1 Pemalang, serta Hizbul Wathan yang tampil dengan penuh semangat dan disiplin.

Dalam amanat Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia yang dibacakan oleh Plt. Bupati Pemalang selaku Inspektur Upacara, disampaikan bahwa 98 tahun silam para pemuda Indonesia telah mengikrarkan Sumpah Pemuda sebagai tonggak persatuan bangsa. Semangat tersebut harus terus dihidupkan dalam karakter generasi muda sebagai fondasi menuju Indonesia yang lebih maju.

Amanat tersebut juga menegaskan bahwa kemajuan bangsa tidak hanya diukur dari pesatnya pembangunan fisik maupun perkembangan teknologi, melainkan juga dari kualitas sumber daya manusianya. Oleh karena itu, generasi muda harus dibentuk menjadi pribadi yang patriotik, gigih, dan berempati.
Patriotik diwujudkan melalui kecintaan kepada tanah air yang tercermin dalam pengabdian dan tindakan nyata. Gigih berarti tidak mudah menyerah menghadapi tantangan serta terus berjuang memberikan yang terbaik bagi bangsa. Sementara itu, berempati berarti memiliki kepedulian terhadap sesama, peka terhadap kesulitan masyarakat, serta siap membantu tanpa pamrih.

Dalam amanat tersebut juga ditegaskan bahwa patriotisme tanpa kepedulian akan kehilangan makna, kegigihan tanpa nurani akan kehilangan arah, dan kemajuan tanpa nilai-nilai kemanusiaan bukanlah kemajuan yang sesungguhnya.

Melalui peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-98 ini, diharapkan seluruh pemuda Indonesia terus menjaga semangat persatuan, memperkuat rasa cinta tanah air, meningkatkan kapasitas diri, serta berperan aktif dalam pembangunan bangsa demi mewujudkan Indonesia yang maju, berdaulat, adil, dan makmur.

Kehadiran Dandim 0711/Pemalang dalam kegiatan tersebut menjadi wujud nyata dukungan TNI terhadap pembinaan generasi muda sebagai penerus perjuangan bangsa. Sinergi antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah, serta seluruh elemen masyarakat diharapkan terus terjalin dalam membangun karakter pemuda yang tangguh, berintegritas, dan memiliki semangat kebangsaan yang kuat untuk menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

(AD1)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini