Deli Serdang, MP-POLRI – Sumber dari seorang berinisial LGR atau Legiran (28/09/2026) yang bertempat tinggal di Desa Kota Datar dengan mempunyai kebun kelapa sawit di Dusun 9 Desa Paluh Manan yaitu seorang pengusaha perkebunan kelapa sawit dan pembeli TBS dan hasil panen padi dan beberapa jenis tanaman muda di beberapa Desa wilayah Kec. Hamparan Perak mendatangi rumah salah satu jurnalis Media Purna Polri di Dusun tersebut menyampaikan hal dimana di wilayah Desa Paluh Manan Desa Batang Serai dan Desa Paluh Manan marak permainan judi tembak ikan. Dengan hal tersebut awak media langsung turun ke daerah atau bebepa dusun langsung melihat kebenaran imformasi ini.  Begitu juga nara sumber LGR menerangkan bahwa telah melaporkan kepada Kepala Desa Kota Datar dan beberapa Kepala Dusun di Kantor Desa yang ada di wilayah Kec. Hamparan Perak.

Atas maraknya judi tembak ikan yang masih belum, diketahui siapa orang yang membekingi judi tersebut awak media belum mendapatkan imfomasi dan dari beberapa nara sumber awak media hanya menerima imformasi bahwa Judi tembak ikan ada yang berpayung hukum pada instansi keamanan yang telah digaji masyarakat yang tidak menjadi TUPOKSI nya dengan menggandeng oknum Ormas yag ada di wilayah Desa tersebut.

Dengan maraknya perjudian tersebut masyarakat di daerah tersebut resah para generasi muda dan penduduk tersebut harus mencari uang lebih sehingga mencuri buah sawit dan membeli narkoba yag juga banyak beredar di wilayah Kec. Hamparan Perak dengan turunan Desa dan Dusun yang permainan judi tembak ikan ini pengusaha sepertinya kebal hukum dan para penegak hukum dan pemerintah setempat tutup mata yang kemungkinan telah menerima upeti dari para Bandar Judi tembak ikan ikan dan para Bandar Narkoba yang saat ini menjadi penyakit masyarakat tercipta di wilayah kerja pemerintahan Kec. Hamparan Perak dan Wilayah Hukum Kec. Hamparan Perak.

Pengusaha sukses LGR yang biasa di panggil Lek Giran sebagai narasuber akan terus berjuang untuk menumpas Penyakit masyarakat tersebut dimana sangat merugikan dan meresahkan masyrakat aksi pencurian banyak terjadi dan para ibu ibu banyak kehilangan uang yang menjadi penyakit para suami sampai banyak perceraian terjadi imbuhnya kepada awak media.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini