MEDIA PURNA POLRI,NTT – Pelantikan Direksi dan Komisaris PT. Flobamor dan PT. Jamkrida yang merupakan kedua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi NTT berlangsung di Gedung Sasando Kantor Gubernur NTT, Jumat (22/3/2019).

Pelantikan Direksi dan Komisaris dilakukan karena Pelaksana Tugas Direksi PT. Flobamor yang diangkat berdasarkan keputusan Gubernur Nusa Tenggara Timur Nomor : 307/KEP/HK/2018 tentang pemberhentian dengan hormat Direksi PT.Flobamor Periode 2018-2023 dan penunjukan Pelaksana Tugas Direksi PT Flobamor berakhir pada Tanggal 19 Maret 2019.

Sebelumnya, Komisaris Utama PT. Flobamor adalah, Juvenile Jodjana dan Plt Komisaris, Hadi Djawas. Sementara Plt Direktur Utama, Agustinus Zadiano Bokotei dan Direktur Operasional, Budhy Syahroni Karsidin.

Sementara mereka yang dilantik menjadi pengurus baru periode 2019-2023 PT. Flobamor pada Jumat kemarin, hanya posisi Juvenile Jodjana yang digantikan oleh Samuel Haning, S.H,M.H.

Samuel Haning, S.H, M.H merupakan Ketua Pertina Provinsi NTT dan Ketua Yayasan UPG 1945 NTT sekaligus merupakan seorang pengacara kondang di Kota Kupang.

Sementara itu untuk pelantikan di PT. Jamkrida baru hanya Direktur Utama, Ibrahim Imang dan Direktur Operasional, Octaviana Ferdiana Mae. Sedangkan Komisaris Utama dan juga Direktur lainnya belum terisi.

Pelantikan ini berdasarkan Surat Keputusan (SK) yang ditandatangani Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat tertanggal 19 Maret 2019, para pengurus tersebut terpilih melalui rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB).

Asisten II Sekda NTT, Samuel Rebo dalam sambutannya meminta pengurus pada kedua BUMD milik pemprov
NTT ini untuk langsung bekerja, Menyusun program kerja dan bekerja cerdas, cermat, tuntas dan bisa membantu pemerintah daerah membangun daerah ini.

Menurut Samuel, banyak masalah yang akan dihadapi. Namun para pengurus agar mengelola masalah menjadi peluang untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) di NTT. Persiapkan rencana bisnis ke depan dalam rangka peningkatan kinerja ke depan.

Lebih lanjut Mantan Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP itu mengatakan, masih ada beberapa jabatan di dua BUMD itu lowong. Sehingga diharapkan bisa terisi secepatnya. Karena menurutnya, Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat terus bergerak untuk mendorong pembangunan di berbagai sektor dengan potensi-potensi yang ada.

“Beliau sudah berlari, sehingga kita juga harus ikut langkahnya. Untuk lari dan lompat. Asal hati-hati jangan sampai nanti lompat masuk jurang,” Jelas Samuel Rebo.

Hadir dalam acara pelantikan ini Ketua Komisi III DPRD NTT, Kepala Biro Ekonomi dan Kerja Sama Setda NTT, Asisten II Sekda NTT, Pimpinan OPD lingkup Pemprov NTT, Direksi dan Komisaris PT. Flobamor dan PT. Jamkrida NTT, ketua OJK Provinsi NTT, serta Pimpinan Perusahaan yang ada di daerah NTT.

(Oscar MPP)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini