
Lamandau, MP-POLRI – Majelis Dayak Tomun (MDT) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) yang pertama di Gedung Lantang Torang Nanga Bulik, Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah, pada Rabu (29/07/2026). Perayaan ini dihadiri langsung oleh Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, serta sejumlah tokoh adat dan masyarakat.
“Kami membentuk (MDT) Majelis Dayak Tomun tentu memiliki cita-cita dan mimpi yang ingin dicapai. Di antaranya adalah mewujudkan persatuan dan kesatuan, serta membangun kekuatan bersama untuk meningkatkan harkat dan martabat masyarakat Dayak Tomun agar semakin maju, sejahtera, dan terus berkembang.”
Raja Dayak Tomun, Dr. Ir. Marukan, kemudian menekankan pentingnya soliditas dalam organisasi. Sejalan dengan subtema acara, yaitu “Persatuan dan Tanggung Jawab Bersama”, ia mengingatkan bahwa MDT tidak boleh stagnan atau “mati”.
“MDT tidak akan maju dan berkembang jika tidak ada persatuan, serta tidak ada kontribusi dan tanggung jawab dari seluruh anggotanya,” ujar Dr. Ir. Marukan.
Ia juga menyerukan agar tumbuh kesadaran dari setiap anggota untuk memberikan sumbangsih terbaik demi kemajuan organisasi, meliputi:
Terlibat aktif dalam seluruh kegiatan yang diselenggarakan;
Menyumbangkan pemikiran, tenaga, dana, serta segala kemampuan yang dimiliki:
Ke depan, MDT telah merancang sejumlah program kerja strategis, antara lain:
Pembinaan Generasi Muda dan Perempuan: Melalui pembentukan Organisasi Pemuda Dayak Tomun dan Organisasi Wanita Dayak Tomun.
Beasiswa Pendidikan: Menyediakan dana bantuan bagi pelajar dan mahasiswa.
Bantuan Sosial: Memberikan dukungan bagi anggota yang sakit, keluarga yang ditinggal wafat, serta mendukung pelestarian kegiatan adat dan budaya Dayak Tomun lainnya.
Sementara itu, Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya peringatan HUT ke-1 MDT. Ia menilai peran aktif organisasi tersebut sangat signifikan dalam mendukung pembangunan daerah dan menjaga kearifan lokal di Kabupaten Lamandau.
(Sahwandi)



