
Rejang Lebong, MP-POLRI – Pemerintah Desa (Pemdes) Karang Baru, Kecamatan Padang Ulak Tanding (PUT), Kabupaten Rejang Lebong, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2027 yang dirangkaikan dengan Rembuk Stunting serta sertifikasi dan opname kegiatan fisik Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2026, Senin (20/07/2026).
Kegiatan yang berlangsung di kediaman Kepala Desa Karang Baru ini dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Rejang Lebong Budi Setiawan, Camat Padang Ulak Tanding Redo Krisyanto beserta jajaran, Kepala Desa Karang Baru Saryono, Tenaga Ahli Kabupaten Rejang Lebong, Koordinator Pendamping Desa M. Fauzi, SH, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Puskesmas PUT, BMA, kader Posyandu, kader PKK, perangkat Desa, dan masyarakat.
Kepala Desa Karang Baru, Saryono, mengatakan Musdes menjadi tahapan awal dalam menyusun program pembangunan Desa untuk Tahun Anggaran 2027. Menurutnya, seluruh usulan pembangunan harus dibahas melalui musyawarah agar program yang ditetapkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan menjadi prioritas masyarakat.
Ia juga menyampaikan bahwa keterbatasan anggaran Dana Desa pada Tahun 2026 menjadi tantangan bagi pemerintah desa. Karena itu, penyusunan skala prioritas dinilai penting agar pelaksanaan pembangunan tetap berjalan secara efektif.
Selain membahas RKPDes, kegiatan juga diisi dengan Rembuk Stunting sebagai upaya memperkuat koordinasi dalam pencegahan dan penanganan stunting. Pemdes berharap kader Posyandu dan PKK terus aktif melakukan pendataan, sosialisasi, serta pemantauan kesehatan ibu hamil, balita, dan anak-anak.
Usai Musdes dan Rembuk Stunting, kegiatan dilanjutkan dengan sertifikasi dan opname pelaksanaan program yang bersumber dari Dana Desa (DD), Alokasi Dana Desa (ADD), Silpa DD, dan Silpa ADD Tahun Anggaran 2026 bersama tim Kecamatan Padang Ulak Tanding dan Tenaga Ahli Kabupaten Rejang Lebong.
Camat Padang Ulak Tanding, Redo Krisyanto, mengapresiasi pelaksanaan Musdes yang melibatkan berbagai unsur masyarakat. Menurutnya, forum tersebut menjadi wadah bagi warga untuk menyampaikan aspirasi terkait pembangunan maupun persoalan kesehatan Desa.
Sementara itu, Kepala Dinas PMD Kabupaten Rejang Lebong, Budi Setiawan, mengapresiasi Pemerintah Desa Karang Baru yang melaksanakan Musdes, Rembuk Stunting, serta sertifikasi dan opname kegiatan secara terpadu. Ia juga mendorong pemerintah desa mengoptimalkan pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), terutama dalam mendukung program ketahanan pangan.
Budi mencontohkan usaha peternakan ayam petelur yang dikelola BUMDes Desa Karang Baru sebagai salah satu program yang berpotensi meningkatkan perekonomian desa dan kesejahteraan masyarakat. Ia berharap anggaran ketahanan pangan yang telah dialokasikan pemerintah dapat dimanfaatkan secara maksimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
(Fds)



