Pemalang,MP-POLRI – Mentari pagi menyapa Lapangan Bola Tumanggal, Desa Banyumudal, Kecamatan Moga. Derap langkah prajurit TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi satu dalam semangat gotong royong pada Upacara Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 Kodim 0711/Pemalang.

Wakil Bupati Pemalang, Nur Kholis, bertindak sebagai Inspektur Upacara dan secara resmi membuka pelaksanaan TMMD. Jalannya upacara dipimpin dengan penuh disiplin oleh Kapten CPM Suwaryo, menandai dimulainya pengabdian TNI bersama rakyat untuk membangun desa.

Usai upacara, rombongan meninjau sasaran TMMD di Dukuh Gondang, Desa Banyumudal. Kapten Arm Irvan Sofiyadudin, Danramil 10/Moga Kodim 0711/Pemalang, memaparkan berbagai sasaran fisik dan nonfisik yang akan dikerjakan bersama masyarakat demi meningkatkan kualitas hidup warga.

Namun Banyumudal bukan hanya tentang pembangunan infrastruktur. Desa ini juga menyimpan kekayaan budaya yang terus dijaga. Kesenian Ebeg dan Sintren, yang dipimpin oleh Leman dari RT 01 RW 10 Tumanggal, menjadi warisan budaya yang masih hidup dan membanggakan masyarakat.

Tradisi Sawung Lehor atau Telur yang dilestarikan Kaji Rival menjadi bagian dari kearifan lokal yang memperkaya identitas desa. Sementara jejak sejarah masih terawat di kawasan Candi Sirawak, dengan Gajo sebagai juru kunci yang setia menjaga peninggalan leluhur agar tetap lestari.

Di bawah kepemimpinan Kepala Desa Tamar, bersama Sekretaris Desa Purwo, Banyumudal terus bergerak membangun. Dunia pendidikan juga berkembang dengan keberadaan 8 Sekolah Dasar dan 3 Sekolah Menengah, menjadi bekal penting bagi lahirnya generasi penerus yang unggul.

Dalam bidang pendidikan keagamaan, Pondok Pesantren API Kuntadawa yang diasuh Abah Abdillah menjadi pusat pembinaan akhlak dan ilmu agama bagi masyarakat sekitar.

Potensi ekonomi desa pun terus tumbuh. Peternakan kambing etawa yang dikelola Pak Slamet menghasilkan ternak berkualitas, sementara peternakan sapi di lahan bengkok desa dikelola oleh Pak Carik Purwo, menjadi salah satu penopang ekonomi warga.

Tak hanya itu, masyarakat Banyumudal juga memiliki produk unggulan berupa Teh Cocong, minuman khas hasil olahan warga yang menjadi kebanggaan desa sekaligus memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai produk unggulan daerah.

Perjalanan rombongan berlanjut menuju Objek Wisata Gambangan, panorama alam yang menyimpan pesona sekaligus peluang besar bagi pengembangan sektor pariwisata desa. Selanjutnya, rombongan berziarah ke Tugu Pahlawan Gambangan, mengenang jasa para pejuang yang telah mengorbankan segalanya demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kegiatan ditutup dengan peninjauan KDKMP Desa Banyumudal, sebagai bagian dari upaya memperkuat pemberdayaan masyarakat dan mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan.

TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 bukan sekadar membangun jalan, jembatan, atau fasilitas umum. TMMD adalah membangun harapan, memperkuat persatuan, melestarikan budaya, mengembangkan potensi desa, serta menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat.

Bersama rakyat, TNI kuat. Bersama TMMD, Desa Banyumudal melangkah menuju masa depan yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.

(AD1)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini