Lamandau, Kalteng, MP-POLRI – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64, Pemerintah Desa Guci, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah, menyelenggarakan turnamen sepak bola. Kegiatan yang berlangsung pada Senin (15/06/2026) ini diikuti oleh 25 tim dan mendapat antusiasme tinggi dari warga setempat.

Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan, termasuk perwakilan Bupati Lamandau, anggota DPRD, serta pihak Kepolisian. Kehadiran mereka menjadi bukti dukungan penuh terhadap kegiatan yang bertujuan mempererat tali silaturahmi dan menyalurkan bakat olahraga warga tersebut.

Mewakili Bupati Lamandau, Aprimeno Sabdey menyampaikan ucapan selamat atas bertambahnya usia Desa Guci. Ia berharap desa ini terus mengalami kemajuan melalui kerja sama yang solid antara pemerintah desa dan warganya.

“Pertama-tama, bersama Bapak Bupati, kami mengucapkan selamat ulang tahun kepada Desa Guci yang genap berusia 64 tahun. Semoga di usia ini, Desa Guci semakin maju, pemerintah desanya dapat bekerja dengan baik, dan bergotong royong bersama seluruh warga,” ujar Aprimeno.

Aprimeno menilai terselenggaranya kegiatan ini sebagai hal yang membanggakan. Ia berharap event serupa dapat menjadi contoh bagi Desa-desa lain, tidak hanya dalam bidang olahraga, tetapi juga kegiatan pembangunan lainnya.

“Kami sangat menyambut baik pelaksanaannya. Harapannya, kegiatan seperti ini dapat dicontoh oleh Desa-desa lain—baik dalam bidang sepak bola maupun kegiatan membangun lainnya—untuk kemajuan Desa Guci maupun Kabupaten Lamandau secara keseluruhan,” tambahnya.

Dalam sambutannya, Aprimeno juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam pembangunan Desa. Ia mengapresiasi keterlibatan aktif Karang Taruna Desa Guci dalam menyukseskan acara ini.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap generasi muda dapat terlibat secara langsung. Karang Taruna di Desa Guci telah menunjukkan keterlibatan yang luar biasa. Semangat ini jangan berhenti di sini saja, tetapi pemuda-pemudi harus terus berkontribusi dalam setiap langkah pembangunan Desa,” tegasnya.

Ia berpesan agar semua hal positif yang menjadi kebanggaan Desa Guci dapat diteladani oleh Desa lain, sehingga Pemerintah Kabupaten dapat mewujudkan cita-cita pemerataan kemajuan di seluruh Desa.

Terkait pelaksanaan pertandingan, Aprimeno mengimbau para peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas. “Kami menghimbau seluruh pemain untuk bertanding dengan sikap sportif, menjunjung tinggi nilai-nilai luhur olahraga, serta menjaga ketertiban agar tidak terjadi perselisihan di lapangan,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Desa Guci, Isharyanto, menjelaskan bahwa turnamen ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan hari jadi Desa. Menurutnya, kesuksesan acara ini tidak lepas dari partisipasi aktif warga, khususnya Karang Taruna.

“Kegiatan ini terselenggara berkat partisipasi aktif seluruh warga. Kami juga menjalin kerja sama dengan pihak perusahaan, koperasi, serta pendukung lainnya, sehingga kebutuhan penyelenggaraan turnamen dapat terpenuhi dengan baik,” jelas Isharyanto.

Isharyanto mengungkapkan rasa bangganya karena acara ini dihadiri oleh unsur Pemerintah Daerah, DPRD, dan Kepolisian. “Hal ini menjadi bukti nyata dukungan dan kerja sama yang selama ini telah terjalin dengan baik. Semoga dukungan ini dapat memotivasi dan meningkatkan semangat serta kualitas para pemuda pecinta olahraga, khususnya sepak bola, untuk masa mendatang,” ujarnya.

Anggota DPRD Kabupaten Lamandau, Yen Ramblers Sihombing, yang turut hadir memberikan apresiasi terhadap gelaran turnamen tersebut. Menurutnya, kegiatan ini merupakan wadah positif bagi pecinta sepak bola untuk menyalurkan hobi dan mengembangkan bakat.

“Menurut saya, sangat baik terselenggaranya turnamen ini. Melalui ajang ini, para pemain dapat menambah pengalaman bertanding, khususnya di lingkungan Kabupaten Lamandau,” ujar Yen.

Ia berharap ke depannya akan lahir atlet-atlet unggulan dari Desa Guci yang mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

“Kami berharap para atlet yang tampil di sini bisa dipersiapkan untuk mewakili Lamandau, bahkan jika memungkinkan, tampil di tingkat Provinsi atau Nasional. Antusiasme yang tinggi dan banyaknya tim yang mendaftar membuktikan bahwa kegiatan ini mampu membangun citra Desa sebagai tempat yang kondusif bagi kemajuan olahraga,” pungkasnya.

(Sahwandi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini