Kepahiang, MP-POLRI – Sebanyak tujuh siswa dan satu penjaga sekolah di SD Negeri 18 Kepahiang, Desa Tabat Tebelet, Kabupaten Kepahiang, menjalani pemeriksaan medis setelah diduga mengalami gangguan kesehatan usai mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (04/06/2026).

Delapan orang yang terdiri dari tujuh siswa dan satu penjaga sekolah mengalami keluhan kesehatan setelah menyantap makanan yang disediakan melalui program MBG.

Korban terdiri dari enam siswi, satu siswa laki-laki, dan seorang penjaga sekolah di SD Negeri 18 Kepahiang.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (04/06/2026) tidak lama setelah para korban mengonsumsi makanan yang disajikan di sekolah.

Kejadian berlangsung di SD Negeri 18 Kepahiang yang berlokasi di Desa Tabat Tebelet, Kabupaten Kepahiang. Para korban kemudian dibawa ke Puskesmas Kelobak untuk mendapatkan penanganan medis.

Hingga saat ini, penyebab pasti gangguan kesehatan yang dialami para korban masih dalam proses pemeriksaan. Belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait dugaan penyebab kejadian tersebut.

Menurut informasi yang dihimpun, para korban mulai merasakan gejala seperti gatal-gatal, mual, dan pusing setelah mengonsumsi makanan. Pihak sekolah segera memberikan penanganan awal dan membawa para korban ke fasilitas kesehatan. Kepala sekolah bersama guru dan staf turut mendampingi selama proses pemeriksaan dan observasi medis.

Hingga berita ini diturunkan, seluruh korban masih dalam pemantauan petugas kesehatan. Pihak terkait diharapkan melakukan pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan penyebab kejadian dan mencegah peristiwa serupa terulang di kemudian hari. Masyarakat serta orang tua siswa diimbau menunggu hasil pemeriksaan resmi dari instansi yang berwenang.

(Fds)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini