
Deli Serdang, MP-POLRI – Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menggelar Deklarasi Damai Calon Kepala Desa dalam rangka Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Gelombang II Tahun 2026 di Balairung Kabupaten Deli Serdang, Selasa (19/05/2026).
Sebanyak 212 calon dari 76 Desa yang tersebar di 19 kecamatan hadir dan menyatakan komitmen menjaga keamanan serta kedewasaan demokrasi selama proses pemilihan berlangsung.
Wakil Bupati Deli Serdang Lom Lom Suwondo, dalam arahannya menegaskan bahwa Pilkades bukan sekadar kontestasi memilih pemimpin, melainkan momentum mempererat persatuan masyarakat. Ia mengajak seluruh calon untuk menyampaikan visi misi secara santun, mengedepankan kepentingan umum untuk pembangunan Desa, serta menghindari hal-hal yang dapat memecah belah warga.
“ Mari kita dukung Pilkades Tahun 2026 ini dengan norma, etika, dan semangat persaudaraan. Beda pilihan boleh, tetapi setelah Pilkades selesai kita semua tetap bersaudara,” ujarnya.
Lom Lom Suwondo juga memastikan bahwa Pemeruntah kabupaten Deli Serdang bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) akan bersikap netral, adil, jujur, dan transparan dalam mengawal seluruh tahapan.
“Pemerintah hadir sebagai fasilitator, tidak ada keberpihakan kepada pihak mana pun demi kesuksesan demokrasi di Desa,” tegasnya.
Sementara itu Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol Hendria Lesmana, menekankan pentingnya sinergi menjaga keamanan dan ketertiban. Ia merinci, dari 76 Desa yang menggelar pemilihan, 50 Desa berada di wilayah hukum Polrestabes Deli Serdang, 20 Desa di Polrestabes Medan, tiga desa di Belawan, dan satu Desa di Polres Binjai. Pihaknya menegaskan akan menindak tegas segala bentuk pelanggaran seperti politik uang, berita bohong, provokasi, maupun intimidasi.
“Kami ingatkan agar hindari provokasi, hoaks, politik uang, dan intimidasi. Kepolisian akan bertindak tegas terhadap setiap pelanggaran hukum yang mengganggu kondusivitas wilayah,” ujarnya.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Dra Anita Magdalena Br Situmorang, menjelaskan pelaksanaan Pilkades ini bersumber dari APBD Kabupaten Tahun 2026. Menurutnya, deklarasi damai ini menjadi bukti nyata komitmen bersama agar seluruh tahapan berjalan aman, tertib, dan kondusif hingga pemilihan selesai.
Acara ini dihadiri oleh unsur Forkopimda, panitia Pilkades tingkat Kabupaten, para Camat, perwakilan TNI-Polri, serta seluruh calon Kepala Desa peserta Pilkades Serentak Gelombang II Tahun 2026.
(Syahrul Anwar)



