Bangka Barat, MP-POLRI – (18/04/2026) Aktivitas di kawasan smelter yang berlokasi di Simpang Tempilang Kelapa, Bangka Barat, kian menjadi sorotan publik setelah muncul dugaan adanya pengambilan material dari dalam area tersebut secara berulang dan terstruktur.

Berdasarkan hasil investigasi lapangan, aktivitas tersebut diduga telah berlangsung selama 3 hingga 4 bulan terakhir. Sejumlah material bernilai ekonomis seperti besi, komponen mesin, hingga material lainnya dilaporkan keluar secara bertahap dari dalam kawasan smelter, meskipun lokasi diketahui telah dipasangi garis polisi (police line).

“Biasanya mulai sekitar jam 4 sore sampai malam, terlihat ada mobil truk dan pickup keluar masuk bawa barang,” ujar salah satu sumber yang enggan disebutkan identitasnya.

Dari hasil pendalaman lebih lanjut, aktivitas tersebut tidak hanya bersifat sporadis, melainkan diduga memiliki pola terorganisir dengan sistem pengaturan tertentu di lapangan.

Dalam sejumlah keterangan yang dihimpun redaksi, muncul dugaan keterlibatan oknum aparat penegak hukum berinisial “ER” yang menjabat sebagai Kanit Reskrim di wilayah setempat, serta seseorang berinisial “IY” yang dikenal mengaku sebagai insan media, yang diduga memiliki peran dalam mengkondisikan aktivitas tersebut.

Tak hanya itu, dari hasil penelusuran lanjutan, turut mencuat sejumlah pihak lain yang disebut-sebut dalam aktivitas ini, yakni berinisial “MK”, “SM”, dan “AL”, yang diduga memiliki keterkaitan dalam rantai aktivitas pengeluaran material dari kawasan smelter tersebut.

Informasi yang dihimpun juga mengindikasikan bahwa material yang telah dikeluarkan dari lokasi tersebut diduga mencapai jumlah yang signifikan dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir.

Selain itu, terdapat pula dugaan adanya mekanisme pembagian hasil, yang mengindikasikan aktivitas ini berjalan secara sistematis, meskipun hal ini masih memerlukan pembuktian lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Redaksi juga mencatat bahwa temuan tersebut tidak hanya berdasarkan keterangan lisan, namun turut diperkuat dengan rekaman video serta percakapan (voice call) yang telah terdokumentasi dan tersimpan di redaksi sebagai bagian dari bahan investigasi.

Situasi ini menimbulkan pertanyaan serius di tengah masyarakat, mengingat aktivitas tersebut diduga tetap berlangsung meskipun lokasi telah berada dalam status pengawasan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak-pihak yang diduga terkait belum memberikan klarifikasi resmi secara tertulis, meskipun redaksi telah melakukan upaya konfirmasi.

Kasus ini diharapkan dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak berwenang secara transparan, profesional, dan akuntabel.

PEMBERITAHUAN / HAK JAWAB

Redaksi membuka ruang hak jawab kepada seluruh pihak yang disebut maupun yang merasa berkepentingan dalam pemberitaan ini.

CATATAN REDAKSI

Pemberitaan ini merupakan bagian dari investigasi berkelanjutan.

Redaksi akan terus melakukan pendalaman serta memperbarui informasi sesuai perkembangan di lapangan dan hasil klarifikasi dari pihak terkait. Tim mpp

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini