CIAMIS, MP-POLRI – Dalam suasana penuh kehangatan pasca Hari Raya Idulfitri , Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Sindangkasih menggelar kegiatan Halal Bihalal yang berlangsung khidmat di Aula Korwil Pendidikan Kecamatan Sindangkasih. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi, memperkuat sinergi, serta meneguhkan komitmen bersama dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang, Rabu, (1/4/2026) .
Acara tersebut dihadiri oleh korwil ,Camat Sindangkasih, Kapolsek Sindangkasih, jajaran pengurus PGRI, para kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, serta seluruh stakeholder pendidikan di wilayah Kecamatan Sindangkasih.
Ketua PGRI Kecamatan Sindangkasih, Jenal Mustapa, dalam sambutannya menegaskan bahwa momentum Halal Bihalal tidak hanya menjadi ajang saling memaafkan dan mempererat ukhuwah, tetapi juga menjadi ruang refleksi bersama untuk memperkuat peran guru dalam menjawab perubahan zaman, khususnya dalam menghadapi dinamika kurikulum baru yang semakin adaptif.
Menurutnya, perkembangan dunia pendidikan saat ini menuntut seluruh insan pendidik untuk terus meningkatkan kapasitas, kreativitas, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan kebijakan pendidikan.
“Saat ini dunia pendidikan terus bergerak mengikuti perkembangan zaman. Kurikulum baru menuntut kita semua untuk lebih adaptif, inovatif, dan mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan peserta didik. Guru tidak hanya dituntut mengajar, tetapi juga harus mampu menjadi pembimbing, penggerak, dan teladan di tengah perubahan,” ujar Jenal Mustapa.
Ia menambahkan, perubahan kurikulum sejatinya harus dipandang sebagai peluang untuk meningkatkan kualitas pembelajaran agar lebih relevan, fleksibel, dan berpihak pada kebutuhan siswa. Oleh karena itu, dibutuhkan kekompakan dan kolaborasi yang kuat di antara seluruh unsur pendidikan agar implementasinya dapat berjalan optimal.
Selain menyoroti pentingnya kesiapan dalam menghadapi kurikulum baru, Ketua PGRI Kecamatan Sindangkasih juga menekankan bahwa guru di era sekarang harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, termasuk dalam pemanfaatan media digital dan media sosial secara positif dan bertanggung jawab.
“Kemajuan teknologi harus kita sikapi dengan bijak. Guru harus mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan digital, sekaligus menjadi contoh dalam penggunaan media sosial yang baik, santun, dan edukatif. Dunia pendidikan harus hadir sebagai ruang yang menyejukkan, mencerdaskan, dan membangun karakter,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, suasana kekeluargaan sangat terasa. Halal Bihalal menjadi wadah yang mempertemukan seluruh elemen pendidikan dalam semangat persatuan, kebersamaan, dan tanggung jawab bersama untuk memajukan dunia pendidikan di Kecamatan Sindangkasih.
Kehadiran unsur Forkopimcam, tokoh pendidikan, dan berbagai stakeholder lainnya menunjukkan bahwa pembangunan pendidikan tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan memerlukan dukungan dan sinergi dari berbagai pihak. Pendidikan yang maju, inklusif, dan adaptif hanya dapat terwujud apabila seluruh elemen mampu berjalan bersama dalam satu visi yang sama.
Rangkaian kegiatan diisi dengan sambutan, tausiyah, doa bersama, serta ramah tamah yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh makna. Momen saling bersalaman dan bermaaf-maafan menjadi simbol kuat dari semangat Idulfitri, yakni memperkuat persaudaraan dan membuka lembaran baru dengan semangat yang lebih baik.
Melalui kegiatan ini, PGRI Kecamatan Sindangkasih berharap seluruh guru dan tenaga kependidikan semakin solid, profesional, dan siap menghadapi berbagai tantangan pendidikan ke depan, termasuk dalam mengimplementasikan kebijakan pendidikan yang terus berkembang.
Halal Bihalal ini sekaligus menjadi penegasan bahwa insan pendidikan di Kecamatan Sindangkasih memiliki komitmen yang kuat untuk terus bertransformasi, memperkuat kolaborasi, serta menghadirkan pendidikan yang berkualitas, berkarakter, dan adaptif terhadap perubahan jaman pungkasnya.
Jurnalis.Andri permana



