Kabupaten Tangerang, MP-POLRI – Proyek peningkatan hotmix jalan Kp Pangsor Desa Sanghiang RW 03, Kecamatan Sepatan Timur, yang dilaksanakan oleh kontraktor diduga asal jadi. Hal tersebut akibat lemahnya pengawasan dari instansi terkait.

Hasil pantauan, awak Media Purna Polri, Minggu Pagi Pukul 03.00 WIB (08/03/2026), pekerjaan pembangunan hotmix jalan lingkar Desa Sanghiang PangsorĀ  dilakukan pihak pelaksana tida sesuai sepek. Pasalnya dari ketebalan hotmix sangat tampak kurang berkualitas.

“Selain kurang berkualitas ketebalannya beraneka, rata -rata 2 cm padahal ketebalan seharusnya 4 cm.

Untuk tingkat Kecamatan.

KETUA lSM Pamungkas Burhan Bauk angkat bicara. Menyoroti kinarja pengawas Kecamatan Sepatan Timur, yang melakukan kerjaan hotmik 03, Kampung Pangsor Desa Sangiang yang di kerjakan asal jadi, pada jam tiga pagi, ketebalan hotmik rata rata 2 cm, patut di pertanyakan pengawas Kecamatan Kepatan Timur, yang kongkolingkong dengan plaksana ataupun kontraktor tersebut, karena menghindari pengawas dari lembaga yang di indikasikan untuk korupsi berjamah papar Ketua ISM Pamungkas.

Wilayahnya ada realisasi pembangunan hotmix jalan tingkat Kecamatan untuk kapasitas Desa yang sudah selesai dalam pengerjaannya.

“Pembangunan hotmix jalan tersebut dibiayai bersumber dari (POKIR/PL KECAMATAN ) Sepatan Timur, Sedangkan yang melaksanakan pekerjaan tersebut adalah pihak kontraktor,” ungkapnya.

“Lanjut dia mengatakan, bahwa hasil pelaksanaan pekerjaan hotmix jalan tersebut, menurutnya tampak seperti kurang maksimal. Hal tersebut pernah menyampaikan keluhannya terhadap aspirator atau tim sukses diharapkan agar segera dilakukan untuk perbaikan.

“Setelah keluhan saya di sampaikan, aspirator pernah berjaji akan memperbaiki hasil pekerjaan yang tampak kurang maksimal memperbaiki jalan telah di hotmix yang terkesan hasilnya kurang maksimal,” pungkasnya Burhan Bauk Ketua lSM Pamungkas Media Purna Polri.

(Lanang Sejagad )

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini