
Rejang Lebong, MP-POLRI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong bersama Yayasan Semangat Bersama siap menggelar Festival Durian Unggul Lokal III yang akan dilaksanakan di Lapangan Pasar Padang Ulak Tanding (PUT) pada 18–20 Januari 2026 mendatang.
Kesiapan pelaksanaan festival tersebut dibahas dalam rapat persiapan yang dipimpin Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Rejang Lebong, Elva Mardiana, SIP, MSi, di ruang rapat bupati, Kamis (08/01/2026) Pukul 09.00 WIB.
“Festival Durian III ini bukan even biasa-biasa saja, tetapi merupakan even luar biasa di Rejang Lebong. Momen ini tidak hanya menampilkan durian lokal unggul, tetapi juga menjadi sarana promosi produk UMKM serba durian. Karena itu, festival ini perlu didukung berbagai pihak,” ujar Elva Mardiana.
Rapat tersebut dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Riki Irawan, S.Sos, MSi, Kadis Kesehatan drg. Asep Setia Budiman, Kadis Perhubungan Rezza Pahlevie, SH, MM, Kasat Pol PP Anton Sefrizal, SSTP, MSi, Kasdim 0409 Mayor Inf. Asri Wuri Hendra Dewa, Kabid IKP Diskominfo Yeyen Apriliani, SE, perwakilan Polres Ipda Taufik, Dinas Pertanian, Camat PUT Redo Kristianto, S.Sos, serta perwakilan Kecamatan SBI.
Kepala Dinas Pariwisata Rejang Lebong, Riki Irawan. menjelaskan bahwa Festival Durian III mengusung tema “Pesta Durian Lokal dari Kebun ke Panggung Wisata”
“Festival ini bertujuan mempromosikan durian lokal, meningkatkan kunjungan wisatawan, mendorong produktivitas UMKM dan petani durian, serta menjadikan Festival Durian sebagai agenda tahunan daerah,” jelas Riki.
Ia merinci, pada (18/01/2026) kegiatan dimulai Pukul 08.00 WIB hingga 21.30 WIB dengan agenda registrasi peserta, pembukaan festival, edukasi dan diskusi durian, serta pentas seni budaya lokal. 19 Januari diisi kontes durian terbaik, lomba makan durian, dan hiburan malam. Sedangkan 20 Januari digelar bazar, kunjungan wisata, pengumuman pemenang, pembagian hadiah, serta lelang durian pemenang.
Sementara itu, Direktur Yayasan Semangat Bersama, Ishak Burmansyah, mengatakan kontes durian akan diikuti berbagai varietas durian lokal unggul, dengan ketentuan durian pemenang festival sebelumnya tidak diperbolehkan mengikuti lomba.
“Peserta dibagi dalam tiga kategori, yakni kelas standar durian isi putih, kelas unggul durian isi berwarna, dan kelas istimewa durian isi tunggal warna putih, kuning, oranye, dan merah. Penilaian dilakukan oleh dewan juri bersertifikat dari BRPM Bengkulu dan Balai Besar Tanaman Tropis Solok,” jelas pria yang akrab disapa Bur Andam.
Ia menambahkan, durian pemenang akan langsung dilelang secara terbuka. Festival juga dimeriahkan bazar UMKM serba durian seperti es durian, bubur durian, dodol durian, hingga stand kopi durian gratis.
“Kami menyiapkan 1.000 durian gratis untuk masyarakat. Lomba makan durian disiapkan khusus untuk pejabat yang hadir. Kami juga mengundang Gubernur Bengkulu, para bupati dan wali kota, Menteri Pertanian RI, serta pemburu durian dari Malaysia dan Jakarta,” ungkap Bur Andam.
Selain itu, Festival Durian III juga akan dirangkaikan dengan pelepasan 10 varietas durian unggul lokal,yang merupakan pemenang festival sebelumnya, untuk dikembangkan dan dibagikan kepada masyarakat Rejang Lebong.
“Kami berharap pengembangan bibit 10 varietas unggul ini mendapat dukungan Pemkab Rejang Lebong, sehingga ke depan daerah ini menjadi sentra produksi durian unggul,” pungkasnya.
(Fds)



