MEDIA PURNA POLRI,LOTIM- Program Talk Show,dengan tema satu Desa satu pengolahan sampah menuju NTB bersih sampah (zero waste) merupakan salah satu janji kampanye Bupati Lombok Timur H.Muhammad Sukiman Azmy MM yang di selenggarakan di Lapangan umum Dasan Lekong Senin, 04-03-2019.

Kemudian di hadiri oleh Bupati Lombok Timur (H.M.Sukiman Azmy, MM.) Wakil Gubernur NTB (DR.Hj.Siti Djalilah), Kadis, LHK, NTB,Kadis PMD Lotim,Kadis Dukcapil Lotim,Direktur PT dan Kepala Desa se Kabupaten Lombok Timur hingga para Inisiator Bank Sampah Lotim.

Sebelum di mulainya acara Talk show Bupati Lombok Timur H.M, Sukiman Azmy , MM mengatakan Bahwa, kita sudah menerima musibah gempa bumi dengan berbagai persoalan tentang ganti rugi yang di berikan Pemerintah kepada korban gempa, yang berupa pembangunan Rumah Risa Rika dan yang lain nya, adalah merupakan pilihan para korban gempa.

Jika sekiranya dari pihak fasilitator membuat aturan-aturan yang memberatkan dan terkesan rumit maka laporkan kepada Saya, biar Saya yang akan tindak, Tegas Sukiman.

Kemudian di singgung pula tentang kurang nya perhatian sebagian besar Kepala Desa tentang Stunting,padahal menurutnya, para Camat dan Kepala Desa yang Konsisten menurunkan angka stunting, akan di berikan reward kepada 25 orang pertama akan di umrohkan gratis, namun Sukiman menyayangkan kenapa kemudian banyak dari kalangan LSM, Media dan Lembaga Masyarakat lainya yang kemudian banyak memberitahukan kepada kami Kepala Desa pada ngapain,Kesalnya.

Lalu , Kepala Dinas PMD Kabupaten Lombok Timur, meberikan contoh kongkrit kepada para Kepala Desa yang hadir untuk di berikan support dari keberhasilan Kepala Desa Dasan Lekong yang selama 8 bulan, sudah mampu menjalankan kebersihan sampah dengan berapa nama di antaranya Cantik dan Sindip, Imbuhnya.

Lalu kemudian, Kepala Desa Dasan Lekong menjelaskan,ini semua kami berangkat dari niat yang kuat kemudian kesadaran tentunya tidak lah mudah dalam merintis, tidak serta merta berhasil namun dengan berbagai metode pendekatan kepada masyarakat untuk mensosialisasikan juga dengan cara mendatangi setiap Musholla untuk mengedukasikan kepada lapisan Masyarakat.

Lalu Menurutnya lagi, momentum Ramadhan juga sangat efektif dalam melakukan sosialisasi dengan menunjukkan fakta integritas yang di tingkatkan dengan bersinergi dengan Kepala Dusun, para RT dan kemudian kita tuangkan dalam Raperdes kami ,sehingga masyarakat akan lebih yakin, sehingga kita bisa menambah semangat dengan sadar sampah.

Di tambah jargon kami (Jual sampah pada tempatnya ) dan berinovasi sampahmu kuotamu, bagi para milenial sehingga milenial sadar sampah, juga dengan adanya bank sampah secara integritas maka dapat secara otomatis menambah lokasi kas Desa Pancor Manis dan dapat menyatu di Agrowisata kelompok swadaya masyarakat(KSM) ini yang kami bina, Beber nya.

Kemudian Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, DR.Hj.Siti Djalilah mengingat kan akan pentingnya mengampayekan tentang NTB bersih sampah ( Zero Waste), tentunya harus ada dasar keseriusan dan kesadaran pemimpin di Desa baik dari kepala Dusun dan Kepala Desa itu sendiri,karena merupakan tonggak utama dalam menyukseskan program Nol Sampah jangan kemudian selalu berharap kepada Pemerintah Daerah dan Kabupaten, karena tegasnya kami di sini merupakan fasilitator buat kepala Desa.

Bila mana program ini akan berjalan apabila para Kadus dan Kades peran aktif juga di harapkan selalu bersinergi dengan masyarakatnya dan dapat di perhatikan dengan serius dengan di buatnya anggaran dalam Perdes masing-masing.

Di samping itu juga selain dari Zero Waste, penting juga di perhatikan tentang Posyandu dengan memperhatikan honor Kader, minimal Rp.150.000 dan menganggarkan makanan tambahan pada bayi sehingga dapat mengurangi penyakit kurang Gizi (Stunting) momen ini juga bisa gunakan buat kampaye sampah kepada peserta posyandu,Imbuhnya.

(Team Mpp NTB)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini