MEDIA PURNA POLRI,JAKARTA- Kapolri Jenderal Polisi Prof. H. M. Tito Karnavian Ph. D memimpin upacara serah terima jabatan (Sertijab) sejumlah perwira tinggi (Pati) Polri di Mabes Polri pada Kamis (24/1) lalu.

Pengangkatan jabatan di lingkungan Polri yang ditandatangani AS SDM Kapolri, salah satunya jabatan Komandan Korps Brimob Polri Irjen Pol. Drs. Ilham Salahudin, SH., M.Hum menggantikan Irjen Pol Drs. Rudy Sufahriadi.

Serah terima jabatan dilaksanakan karena ada dua pejabat utama yang memasuki usia purna tugas, yang pertama Kabaintelkam Komjen Lutfi Lubianto dan As Ops Kapolri Irjen Pol Deden Juhara. Dalam Sertijab tersebut, Kapolri berharap soliditas Polri dalam menghadapi berbagai tantangan tugas kedepan utamanya Pemilu dan penanganan bencana tetap terjaga.

“Soliditas Polri bukan hanya dibentuk oleh faktor internal Polri tetapi juga oleh faktor eksternal. Polri yang solid pasti akan memberikan keuntungan bagi Bangsa dan Negara sedangkan Polri yang tidak solid akan merugikan masyarakat Bangsa dan Negara”. Kata Tito Kanarvian.

Tradisi Pisah Sambut Korps Brimob
Pada hari yang sama Sertijab Dankor Brimob dilanjutkan dengan tradisi pisah sambut yang dilaksanakan di lapangan Mako Korbrimob. Dalam rangkaian acara, Dankor Brimob yang baru Irjen Pol. Drs. Ilham Salahudin, SH., M.Hum sebelumnya disambut dan diarak oleh seluruh pasukan Brimob dari gerbang utama hingga gedung Muhammad Jasin Mako Korbrimob Kelapa Dua Depok.

Dalam prosesi upacara Sertijab, Irjen Pol. Drs. Rudy Sufahriadi dan Irjen Pol. Drs. Ilham Salahudin, SH., M.Hum bertindak selaku inspektur upacara. Tampak hadir dalam upacara Sertijab tersebut, pejabat Mabes Polri, pejabat Tentara Nasional Indonesia (TNI), para Dansat seluruh Indonesia dan anggota Paguyuban Keluarga Besar Brimob (PKBB) yang diketuai oleh Komjen Pol. Drs. Purn. Imam Soejarwo.

Ditengah upacara Sertijab berlangsung, Irjen Pol Drs Rudy Sufahriadi selaku pejabat lama menyampaikan, dengan terlaksananya Sertijab maka tugas dan tanggung jawab jabatan Dankor Polri untuk memimpin, membina, mengawasi, dan mengendalikan satuan-satuan organisasi dalam lingkungan Korps Brimob Polri secara resmi telah diserahkan kepada pejabat baru Irjen Pol. Drs. Ilham Salahudin, SH., M.Hum.

Lebih lanjut dikatakan Rudy, kepercayaan masyarakat terhadap Polri khususnya Brigade Mobil diwujudkan dengan prestasi dengan memberikan kontribusi besar terhadap keberhasilan Polri dalam menghadapi gangguan keamanan berkadar tinggi menjaga keamanan dalam Negeri diantaranya di Poso, Papua, pengamanan Pilkada serentak, pengamanan Asean Games 2018 dan pengamanan IMF/World Bank di Bali tahun 2018. Serta penanganan bencana alam baik di Provinsi NTB, Sulteng, jatuhnya pesawat Lion Air dan bencana alam di provinsi Banten dan Lampung.

Selain itu, Brimob juga dipercaya menjaga perdamaian dunia yang tergabung dalam pasukan PBB, Formed Police Unit (FPU).

Menurutnya, prestasi tersebut bisa tercapai bila ada kesungguhan dan tekad dari seluruh anggota Korps Brimob serta berpesan kepada seluruh jajaran untuk selalu meningkatkan prestasi.

Sementara itu, Irjen Pol. Drs. Ilham Salahudin, SH., M.Hum selaku Dankor Brimob baru dalam amanatnya akan melaksanakan tugas sebagaimana mestinya sesuai yang diharapkan Negara.

Menurutnya, semua harus melaksanakan tugas dengan setia dan penuh pengorbanan untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ia pun berpesan kepada seluruh anggota untuk mampu menjadi pemimpin bagi dirimu sendiri.

“Pemimpin terbesar kita adalah hukum dan peraturan-peraturan, kuasai diri kita, kuasai tugas kita, cintai kesatuan kita, tanpa itu kita bukan siapa-siapa dan kepada saudara-saudara TNI, adalah harapan kami dalam menegakkan kedaulatan RI”,Kata Ilham Salahudin.

Diakhir amanatnya Irjen Pol. Drs. Ilham Salahudin, SH., M.Hum mengingatkan kembali simbol teratai. Dikatakan Dankor, walaupun hidupmu dalam lumpur namun tetaplah wajahmu nan putih berseri sesuci pengabdianmu. Lalu mengajak seluruh personel untuk mengukir kembali motto yang dibuat sesepuh dan para senior Brimob dengan moto jiwa ragaku demi kemanusian. Motto didalam operasional sekali melangkah pantang menyerah sekali tampil harus berhasil dan moto pembinaan tidak ada hari tanpa latihan.(iyung)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini