MEDIA PURNA POLRI,KOTA KUPANG- Ketua Tim Penggerak Pemerdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP. PKK) Kelurahan Sikumana, Tarotji A. Tameon-Sa’u, telah melantik dua kelompok Dasawisma, yakni Dasawisma Bunga Bakung di RT 35/RW 14 dan Dasawisma Kiumala di RT 36/ RW 14, Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa Kota Kupang NTT, di Kantor Kelurahan Sikumana pada Kamis (07/02/2019).
Pelantikan kedua kelompok Dasawisma ini berdasarkan surat keputusan Kepala Kelurahan Sikumana Nomor: 16/SKEP/II/2019 dan surat keputusan kepala Kelurahan Sikumana Nomor :17/SKEP/II/2019 Tanggal 7 Februari 2019.
Turut hadir dalam acara pelantikan tersebut yakni Camat Maulafa, selaku ketua pembina Dasawisma, Ketua Tim penggerak PKK Kecamatan Maulafa, Plh. Lurah Sikumana, Babinsa Kelurahan Sikumana, Ketua RW 14, Ketua RT 35, Ketua RT 36 dan Ibu-ibu pengurus kelompok Dasawisma baik dari kelompok Dasawisma Bunga Bakung maupun kelompok Dasawisma Kiumala.
Dalam sambutannya, Camat Maulafa, Lodywik Djungu Lape, S. Sos, mengungkapkan, Ia sangat senang karena hari ini bisa hadir dan bertatap muka dengan ibu-ibu pengurus kelompok Dasawisma dari dua RT ini.
“Jadi kegiatan kelompok Dasawisma sangat bermanfaat dan langsung menyentuh keluarga,kelompok ini melaksanakan 10 program PKK dan terbentuk dari 10 sampai 20 KK di setiap RT, RW, Dusun dan Kelurahan”, Kata Lodywik.
Ia melanjutkan, Kegiatan ini untuk bersama-sama membantu tim penggerak PKK untuk melaksanakan 10 program PKK. Saya sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan ini karena sangat menyentuh langsung dengan keluarga.
“Harapan Saya kita dorong agar lebih banyak lagi terbentuk kelompok Dasawisma sebab kegiatan kelompok ini mendukung 10 program PKK yang langsung menyentuh kebutuhan dasar manusia”, Ungkap Djungu Lape.
Sementara ketua TP. PKK Kelurahan Sikumana, Tarotji A. Tameon-Sa’u menambahkan, Saya mengucapkan selamat kepada Ibu-ibu dari dua kelompok Dasawisma yang telah di lantik hari ini.
“Saya hanya berpesan dalam kelompok ini ada arisan maka di utamakan adalah keterbukaan. Sekecil apapun keuangan harus di umumkan sehingga tidak ada yang bertanya-tanya, di utamakan kerja sama yang baik. Juga harus membantu RT/RW di lingkungan dalam pendataan warga maupun informasikan kepada RT/RW ketika ada kematian misalnya, yang mungkin RT/RW belum tahu”, Pungkas Tarotji.
(Oscar MPP)



