
Media Purna Polri, Murung Raya, Polda Kalimantan Tengah – Tim Penggerak PKK Desa Danau Usung Kecamatan Murung,Kab.Murung Raya (Mura), Propinsi Kalimatan Tengah memperkenalkan hasil kerajinan tangan berupa lawung dan sumping yang merupakan tutup kepala khas adat Dayak.
Kepala Desa Danau Usung, Rahmad mengatakan, dirinya selaku kepala desa mendukung penuh pengembangan potensi kader TP PKK melalui hasil kerajinan tangan yang dilakukan oleh TP PKK Desa Danau Usung.
“Ya ini merupakan bagian dari program PKK itu sendiri yakni, meningkatkan ketrampilan kecakapan hidup (Life Skill) sehingga mampu berusaha secara bersama atau mandiri untuk memperkuat kehidupan diri dan keluarganya,” ucap Rahmad, Jum’at (25/08/2023).
Rahmad menjelaskan bahwa, hasil kerajinan tangan dari TP PKK Desa Danau Usung tersebut merupakan buah dari jerih payah para Ibu-ibu kader PKK mengikuti sejumlah pelatihan, termasuk pelatihan pemanfaatan bahan dasar pembuatan lawung dan kini PKK Desa Danau Usung mampu menghasilkan produk dengan sendirinya.
“Saya juga menggunakan hasil kerajinan tangan seperti lawung ini, sebagai bentuk dukungan moril terhadap kerajinan dari PKK kita agar lebih semangat lagi dan terus berkembang kedepannya,” kata Rahmad.
Dirinya juga berharap agar produk-produk yang dihasilkan oleh TP PKK Desa Danau Usung dapat lebih beragam serta memiliki sepak terjang yang jauh lebih baik lagi agar dapat meningkatkan pemberdayaan masyarakat lokal lebih maksimal.
“Saya berharap agar hasil kerajinan ini menjadi salah satu produk yang dapat bernilai ekonomis sehingga jika ada kebutuhan pasarnya besar bukan tidak mungkin pemberdayaan masyarakatnya juga lebih maksimal,” ujarnya.
Pembuatan lawung dan sumping tersebut dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK Desa Danau Usung, Weny bersama dengan Kader TP PKK dan warga setempat sebagai bentuk pembinaan yang dilaksanakan di Perpustakaan Desa Danau Usung di mulai sejak awal Agustus 2023 hingga kini.
“Kita memberdayakan masyarakat yang ada di sini terutama Ibu-ibu rumah tangga yang tidak memiliki pekerjaan dan mereka dengan senang hati mengikuti pekerjaan kita, selain dapat ilmu mereka juga dapat income untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari melalui hasil penjualan lawung dan sumping yang dijual,” ujar Weny.
Hingga kini, Ketua TP PKK Desa Danau Usung menyebutkan bahwa dirinya dan para kader PKK serta Ibu-ibu setempat berhasil memproduksi lawung dan sumping sebanyak 30 lebih dalam satu hari.
Oleh karena itu, Istri Kepala Desa Danau Usung Selaku ketua Ketua TP PKK berharap apabila para Pejabat baik itu dari DPRD Murung Raya, Pejabat Pemerintah Daerah, Kecamatan, Kelurahan,Desa, Kepala OPD, Pegawai PNS, Honorer dan masyarakat umum agar tidak membeli lawung atau sumping ketempat lain atau luar daerah.
“Kami siap menerima pesanan pembuatan lawung dan sumping apabila para Pejabat bahkan masyarakat ingin memesan dalam jumlah besar dan kami siap menerima pesanan pembuatan dengan harapan agar produk dari kerajinan tangan TP PKK Desa Danau Usung bisa maju dan berkembang,” terangnya.(M.ilmi)


