MEDIA PURNA POLRI,JAKARTA- Resmob Polda Metro Jaya berhasil menangkap 3 tersangka penipu ganjal ATM yakni dengan modus baru, Zainal Arifin, Darlan, dan Lilis Seprica dalam melancarkan aksinya para pelaku menempelkan nomor telepon palsu pada mesin ATM seolah-olah nomor telepon tersebut adalah nomor telepon call center bank.

“Pelaku ditangkap pada Oktober lalu di dua tempat berbeda yakni di kawasan Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat dan Mall Arion, Rawamangun, Jakarta Timur,” Jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono di Markas Polda Metro Jaya, Selasa (06/11/2018).

Dalam aksinya tersangka memasang jebakan di mulut mesin ATM menggunakn plastik yang sudah dimodifikasi sehingga menahan kartu yang sudah dimasukkan oleh korban.

“Ketika korban datang ke mesin ATM tersebut dan memasukkan kartu ATM ke mulut mesin ATM, kartunya terganjal sehingga tidak bisa dikeluarkan, kemudian pelaku lain mengarahkan untuk menghubungi nomor telepon yang sudah dipasang pelaku di mesin ATM, korban dalam keadaan panik menghubungi nomor call center palsu yang ditempel pelaku, dan melaporkan bahwa kartu ATM-nya tersangkut di mulut mesin ATM agar untuk memblokir kartunya,” Papar Kombes Pol Argo Yuwono.

Tersangka yang berpura-pura sebagai call center palsu lantas meminta data kartu tersebut beserta PIN ATM-nya untuk konformasi.

Setelah korban merasa sudah melapor ke call center bank, korban pun meninggalkan lokasi dan dua pelaku lain yang berperan sebagai eksekutor datang untuk menguras uang dalam kartu ATM korban, tersangka terlebih dulu mengambil kartu yang tersangkut menggunakan obeng.

“Kemudian mengambil uang yang ada di ATM korban dengan transfer ke rekening penampung dan juga dengan tarik tunai,” Tutur Kombes Pol Argo Yuwono.

Namun, aksi ketiga pelaku itu kini terhenti, yakni Zainal Arifin, Darlan, dan Lilis Seprica harus mendekam di penjara setelah dibekuk Satuan Resmob Polda Metro.

“Zainal Arifin berperan memasang plastik pada mulut mesin ATM, juga menempel nomor call center palsu di mesin ATM dan tarik rekening korban, Darlan berperan sebagai tukang gambar melihat situasi lokasi, Sedangkan Lilis berperan pura-pura sebagai call center dari bank,” Ujar Kombes Pol Argo Yuwono.

(Willy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini