MEDIA PURNA POLRI,SUMUT- Reuni berasal dari gabungan kata re (kembali) dan uni (satu) jadi bersatu kembali. Berkumpul kembali bersama teman-teman sekolah dimasa sekolah teman SMP Negeri 2 Medan sekitar tahun 1993 di Restoran Garuda Plaza Hotel Medan hari minggu tanggal 28 Juli 2018 jam 08.00 wib sampai dengan selesai.

Sekilas tertib acaranya yaitu
1. Kata sambutan dari protokol
2. Kata sambutan dari ketua panitia
3. Kata sambutan dari mewakili guru-guru yang hadir dari Alumni SMP Negeri 2 Medan.
4. Kata sambutan dari rekan-rekan alumni SMP negeri 2 Medan
5. Pembacaan Do’a
6. Hiburan Musik, tari-tarian dan Rilex sambil serta bincang-bincang
7. Bernyanyi bersama
8. Lucky Draw
9. Penutup

Dalam acara reuni ini diantara teman-teman ada yang memang tidak bertemu sejak tamat SMP dibulan Juni 1993 Bisa dibayang kan betapa senangnya walaupun pertama bertemu tidak saling mengenal karena wajahnya sudah berubah.

Ada yang rambut nya sudah putih semua, ada yang gendut, ada yang kurus, ada yang giginya sudah berkurang, pasti alangkah senangnya minum dan makan bersama-sama hehehe.

Semuanya mulai berkurang, begitulah alaminya, Tapi sifat asli masing masing masih tetap sama seperti dulu…”itu lah”.

Dua puluh lima tahun telah berlalu pasti banyak peristiwa yang terjadi yang menjadi pengalaman dari masing-masing peserta reuni.

Ternyata dari bekal belajar di SMP Negeri 2 Medan Banyak dari teman-teman yang berprofesi menjadi orang yang bekerja dibidang pertanahan, pekerjaan umum, ada yang dibidang hukum ada yang dibidang pendidikan mulai dari guru SMP sampai guru besar, ada yang ngurusin industri, kesehatan sampai ada juga yang jadi pendakwah (Alhamdulillah).

Tempat bekerja juga di berbagai daerah, ada yang di Jakarta ada yang di Batam bahkan ada yg tetap di Medan. Ternyata SMP Negeri 2 dulu sangat hebat bisa mencetak orang-orang yang punya daya juang yang besar hingga berhasil dibidang masing-masing.

Topik pembicaraan saat reuni sudah pasti :
Pertama > tentunya pembicaraan hal-hal paling berkesan saat sekolah dulu, saat belajar,  sampai dengan kata-kata dan cara yang dulu jadi ciri khas masing-masing guru.

Kedua > cerita saat sekarang udah punya anak berapa..? dan ternyata (lagi) bukan kekayaan, bukan harta yang ditanya, Cuma anak Yang belum punya anak jangan iri ya “Saut Yenny Wulur alumni kelas III/5”.

Lalu berita teman-teman yang lain ada yang katanya sakit stroke dan ada yang telah mendahului kita, tapi ternyata (lagi) yang sudah meninggal tau-tau muncul hadir. hiiii haaa..

Mungkin ini pelajaran bagi kita semua untuk terus saling berkomunikasi dengan baik, cukup dengan sms atau di group wa atau fb.

Mungkin saat reuni belum semua cerita bisa dikeluarkan disini bisa kita lanjutkan karena kemarin ada yang senyum-senyum saja. Tidak ada kesombongan, tidak ada yang pamer, tidak ada yang merasa lebih pintar saat bersama, semua karena merasa kita satu perguruan.

Saatnya kepengen melihat lokasi sekolahan. Setelah 25 tahun tidak pernah kesekolahan ternyata sekarang SMP Negeri 2 Medan sudah banyak perubahan.

Moga semua alumni SMP Negeri 2 Medan tetap jaya. (Julianto/Team MPP)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini