MEDIA PURNA POLRI,ROKAN HILIR- Kapolres Rokan Hilir Riau(AKBP.H.Sigit Adiwurilyanto,SIK.MH)setiap harinya memberikan tugas kepada team khusus untuk memantau titik api disetiap Desa di Kabupaten Rokan Hilir Riau,baik di lahan darat terlebih lagi di lahan gambut,dan juga memberikan informasi kepada masyarakat se Rokan Hilir Riau.
Sehubungan di Daerah Kabupaten Rokan Hilir Riau ini begitu rawan kebakaran maka dari itu,mari kita seluruh masyarakat Rokan Hilir bersama-sama menjaga keamanan dari kebakaran.
Sebab kalau kita selalu menggunakan api untuk membuka lokasi/lahan untuk perkebunan semua itu akan membuat kerugian pada diri kita sendiri terlebih lagi merugikan orang lain,maka dari itu,Waspadalah terhadap lingkungan hidup,haruslah kita tanamkan budi pekerti dari kita untuk kita.
Seperti yang sudah terjadi saat ini,kebakaran lahan yang terjadi di Desa Sei Segajah Kec Kubu Babusalam Kabupaten Rokan Hilir Riau,hingga saat ini belum tahu siapakah pelaku pembakaran lahan tersebut,setelah lahan tersebut terbakar seorangpun tidak ada yang mengakui lahan tersebut siapa pemiliknya,dan sudah kita pertanyakan kepada Bapak Penghulu tentang lahan yang sudah terbakar siapa pemiliknya.
Jawaban Bapak Penghulu juga tidak tahu, Ungkap Kapolres AKBP.H.Sigit Adiwurilyanto,Sik.MH di saat menghadiri HBA ke-58 di Kantor Kejaksaan Rokan Hilir Riau,artinya lahan tersebut tidak ada pemiliknya.Senin(23/07/2018).
Sesuai keterangan yang kita dapat bahwasanya lahan tersebut yang sudah terbakar mencapai – + 100 ha,dan apabila dikemudian hari,tiba-tiba ada yang mengakui lahan tersebut miliknya,kita sebagai Bangsa Indonesia harus patuh dan taat dengan UU yang ada dan kita tindaklanjuti dengan pidananya.
Sesuai Personil yang kita kerahkan untuk memadamkan api saat ini masing-masing tiap team pemadam khususnya dari Polres sebanyak 40 team dan dari Personil Polsek 15 team dan dari team Manggala Agni Koril serta ditambah pasukan khusus masyarakat Desa setempat bagaimana caranya agar api tersebut dapat padam.
Sementara lokasi lahan yang terbakar sangatlah jauh dari jalan lintas dan jarak tempuh antara lokasi kebakaran menuju lokasi air sangatlah jauh dan sangatlah sulit dilalui sementara peralatan yang ada sangat terbatas baik itu selang air dan peralatan yang lain,sebabnya lokasi kebakaran menuju lokasi air sangatlah jauh.
Begitulah yang saat ini kita alami dilapangan bila terjadi kebakaran,Ungkap Kapolres Rokan Hilir Riau AKBP.H.Sigit Adiwurilyanto Sik.MH.
Maka dari itu Saya mehimbau kepada seluruh Jajaran Tokoh-Tokoh Masyarakat se Rokan Hilir Riau,janganlah menggunakan pembakaran disetiap membuka lahan perkebunan Waspadalah.(Team MPP)


