MEDIA PURNA POLRI,JAKARTA – Banyaknya tempat bersejarah di tanah air kita ini tapi tak jarang pula bagi masyarakat untuk berkunjung ke salah satu tempat bersejarah yakni Taman Makam Pahlawan Nasional yang terletak di Kalibata Jakarta Selatan.

Kita sebagai negara yang merdeka harus mengenang jasa-jasa para pahlawan kita yang telah berjuang saat penjajahan, tak sedikit Pahlawan kita yang gugur di medan perang.

Para pahlawan revolusi harus menjadi panutan kita untuk menjaga NKRI dalam mendamaikan segala sekup apapun yang dapat merusak negara kita.

Padakesempatan kali ini Dedi Prasetyo Utomo Kasi TMPN Utama (Kemensos) menyampaikan kepada masyarakat untuk berpartisipasi dalam menghargai Jasa-jasa pahlawan kita.

“Kami berharap dan sangat berharap bukan hanya Kementerian Sosial dan Garnisun saja yang berkecimpung di Taman Makam Pahlawan Nasional, kami juga berharap dari sektor lain yang ingin membantu berpartisipasi atau membantu kita dalam mensukseskan Taman Makam Pahlawan Nasional kami siap membantu.” Ucap Dedi Prasetyo.

“Saya rasa banyak sebetulnya yang harus kita kembangkan untuk kedepannya lebih bagus karena TMPN ini kan Taman Makam Pahlawan nasional utama, kita bukan hanya skup Nasional tapi sudah menjalar ke skup Dunia, Sejarahwan pun bukan hanya dari lokal yang datang, namun dari luar negeri pun sudah banyak yang datang ke sini.” Jelas Dedi Prasetyo.

“Saya harap dari media juga LSM dapat bekerjasama dengan baik untuk memajukan TMPN ini.” Tambah Dedi Prasetyo.

“Kami tidak melarang untuk siapapun yang ingin berkunjung, Mau datang pagi, siang, atau malam silahkan, karena banyak warga yang datang ke sini untuk ziarah ataupun mengenang jasa para pahlawan, warga sampai ada yang membawa tumpeng dan kita menyiapkan tiker dan bangku.” Papar Dedi Prasetyo.”

Kita memang bebaskan untuk warga masyarakat semua, tapi kita memang ada proses seperti izin kepada petugas yang berjaga atau terkait, takutnya dipublikasikan hanya untuk mendapatkan uang, dan kita tidak mau TMPN dimanfaatkan untuk mencari uang, saya tidak mau di sini seperti itu.” Imbuh Dedi Prasetyo.

“Di sini tidak ada pungutan apapun ataupun Biaya apapun tidak ada, karena jelas sudah dilarang juga oleh pemerintah untuk memungut biaya seperakpun, sekarang pun saya berharap dari Dinas pihak lingkungan hidup karena kita perihatin dan ini adalah keperluan negara.” Tegas Dedi Prasetyo.

“Saya akan pelan-pelan untuk membenahinya, dan pelan-pelan untuk menjadikan lebih baik, karena saya menjabat di sini juga baru 2 bulan, saya juga sering melakukan kolaborasi dengan instansi-instansi yang lain, dengan garnisun juga, dengan instansi yang terkait juga.” Tutup Dedi Prasetyo.

(Willy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini