MEDIA PURNA POLRI,JAKARTA-Memperingati hari lahir Bung Karno 6 Juni 1901, dan wafatnya Bung Karno 21 Juni 1970 dilaksanakan oleh Rahmawati Soekarno Putri di Aula Kampus Universitas Bung Karno (UBK),Kamis(21/06/2018).
Tak terhitung banyaknya buku yang menceritakan kisah hidup dan pemikiran Ir Soekarno atau yang lebih akrab dipanggil warga Indonesia dengan julukan Bung Karno.
Bung Karno adalah salah seorang Proklamator Kemerdekaan Indonesia hingga kini masih dikenang masyarakat Indonesia sebagai Bapak Bangsa Sejati.
Haul Bung Karno kali ini lebih dipusatkan di Jakarta. Dan ini tidak seperti biasanya, sebagaimana yang masyarakat tahu, biasanya diselenggarakan di Blitar, Jawa Timur, dimana Bung Karno dimakamkan.
“Saya lebih suka Haul dari Bung Karno selayaknya diadakan di Jakarta saja. Pertama, di Jawa Timur saat ini tengah sibuk dengan Agenda Pilkada.

Sehingga kuatir akan menjadi ajang kampanye. Kedua, Jakarta dianggap lebih netral karena sikap masyarakat yang majemuk sehingga tidak mungkin terjadi politisasi dari Haul itu sendiri.” Ucap Rahmawati memberi alasan mengapa kali ini di Jakarta.
Pada acara tersebut hadir pula Guruh Soekarno Putra, eks Sekjen Partai Pelopor Mas Suryo, perwakilan MKGR Atik Maruto, Lawyer Sunan Kalijaga SH , Wakil Sekjen 1 Advokat Bangsa Indonesia Suta Widhya SH, Kader Gerindra Inge Mangundap, dan ratusan tamu undangan lainnya.
“Alasan pemindahan tempat haul kali ini memang sangat tepat. Apalagi bila bertujuan untuk netralitas. Karena Bung Karno adalah sosok pemimpin Bangsa Besar Indonesia, bukan semata milik dari kader dan simpatisan dari satu dua partai saja. Rahmawati sangat bijak mengambil langkah ini. Kami berharap lebih tepat di Jakarta saja untuk selanjutnya, ” Kata Suta saat ditanya komentar atas keputusan Rahmawati untuk memilih Jakarta sebagai tempat berlangsung nya Haul Bung Karno. (Willy)



