MEDIA PURNA POLRI,JAKARTA- Kasus penolakan terhadap profesi wartawan dalam melaksanakan tugas jurnalistiknya kian marak. Mulai dari penganiayaan, Intimidasi, Menakut nakuti, Jebakan bat man hingga menghindar saat akan diwawancarai. Oknum dari kalangan TNI, POLRI, Preman sering mengintimidasi wartawan dengan berbagai cara.
Bahkan tak jarang lakukan jebakan bat man yang muaranya menuduh wartawan lakukan pemerasan. Sering pula wartawan dianiaya, Dituduh lakukan pencemaran nama baik atas tulisannya bahkan dituduh memfitnah.
Yang lebih konyol lagi, Sering pula wartawan mendapat penganiayaan dari oknum preman atas suruhan siobjek berita.
Selain itu, Ada banyak kasus penolakan terhadap wartawan yang dilakukan oleh para oknum Pejabat Publik dengan bersembunyi. Penolakan lain yang sering terjadi adalah dengan tidak memberikan informasi kepada wartawan sebagaimana amanah Undang- undang dengan berbagai dalih yang tak jelas”.
Pernyataan diatas diungkapkan oleh Frans Samosir, Ketua LASKAR PEDULI INDONESIA kepada wartawan pagi ini, kamis 26/4/2018 di Jakarta.
Hal tersebut diungkapkannya untuk menanggapi berbagai kejadian di belahan Nusantara tentang intimidasi yang dilakukan oleh para oknum di Jajaran Pemerintahan terhadap wartawan.
Ketua Umum PPWI NASIONAL, WILSON Lalengke mengatakan, “Benar sebuah kebiadaban yang dipertontonkan di depan rakyat menjelang 73 tahun Indonesia merdeka”.
Hal ini diungkapkannya dalam menyikapi perbuatan penganiayaan yang diduga dilakukan oleh beberapa oknum TNI AL terhadap Jonatan F Sigar baru- baru ini.
Bahkan, menurut Frans, Dirinya kerap mendapat informasi perlakuan intimidasi yang dilakukan oleh Oknum- oknum tak bermoral terhadap wartawan.
Ia mengatakan bahwa sangat banyak oknum yang merasa tak senang atas kehadiran wartawan.
“Dewasa ini banyak manusia munafik. Kinerjanya sudah jelas- jelas salah, Tapi malah menganggap dirinya benar. Kalau dia tidak salah mengapa takut diberitakan? Dan kalau dia tidak salah mengapa harus menghindar dari sorotan kamera wartawan?”, Tegas Frans dalam menanggapi berbagai kasus penolakan para oknum Pejabat Publik di Jajaran Pemerintahan terhadap wartawan.
Lebih jauh ia mengatakan, “Pemerintah tidak boleh diam. Kalau benar Negara ini adalah Negara Hukum, Sebaiknya Pemerintah menetapkan Regulasi agar wartawan dapat bekerja dengan Aman, Nyaman dan memiliki masa depan”, Tutupnya. (SG/JL Team MPP)



