Media Purna Polri_Kotabaru – Proyek pembangunan “REHAB TOTAL PUSKESMAS BERANGAS” yang terletak di Desa Berangas Kecamatan Pulau Laut Timur Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan, dengan anggaran senilai Rp. 1.306.422.299,06 (tercantum di dalam papan informasi.red) tidak diketahui secara jelas terkait anggaran yang bersumber dari Anggaran APBD maupun APBN disebabkan tidak tercantum di dalam papan informasi, tak jarang masyarakat menyebutnya sumber Dana Siluman, proyek yang memakan anggaran cukup besar itu dilaksanakan selama 180 (seratus delapan puluh hari) kalender terhitung sejak tanggal 29 mei 2020 s/d 25 november 2020 oleh kontraktror CV. ALKHA selaku pemenang lelang LPSE KOTABARU dengan nomor kode lelang 5926427.

Terpantau oleh Tim Media Purna Polri di lokasi proyek pembangunan rehab total puskesmas berangas dalam pelaksanaannya menggunakan Alsintan (Alat Mesin Pertanian) milik Dinas Pertanian Kabupaten Kotabaru berupa Excapator Mini dengan nomor seri 22M-70-21513 HH172018F, selama 3 hari sejak Kamis (10/06) hingga sabtu (13/06) bahkan dikerjakan sampai larut malam untuk mengebut penyelesaian pekerjaan proyek berupa pembongkaran atap bangunan Puskesmas lama, menjebol sebagian dinding, membuat galian tanah untuk pondasi dan merapikan bekas galian tanah yang berserakan.

Ditelusuri oleh awak media bekas jejak alat Excapator Mini dari lokasi proyek pembangunan dengan mengikuti jejak rouling lumpur yang masih basah ternyata di simpan di belakang Rumah Operator yang cukup lumayan jauh, alat tidak dikembalikan ke Gudang Penyimpanan Alat Mesin Pertanian (workshop) yang terletak di Desa Teluk Mesjid Kecamatan Pulau Laut Timur nampaknya untuk menutupi jejak pekerjaan proyek menggunakan alat pertanian, melihat alat terparkir dibelakang rumahnya wartawan langsung saja mengkonfirmasi yang bersangkutan, Yuliadi dihadapan penulis ia mengakui sebagai operator Alsintan dan membenarkan Alat pertanian digunakan untuk proyek Rehab Puskesmas, kemudian ia mengungkapkan tadi malam mengerjakan lumpur-lumpur pinggir jalan, puskesmas minta tolong supaya jangan sampai kejalan raya”, pungkas Yuliadi

Disinggung terkait instruksi atau permintaan dari siapa??, Yuliadi menjawab, “Kalau ulun (saya.red) pribadi instruksi saja dari atasan bagian alat pertanian, karena pihak puskes minta tolong kemaren menjebol dinding sekitar dua hari, pada waktu pagi selesai maka tinggal ngerjakan lumpur”, ucapnya

Lanjut Operator itu “Dua hari yang lalu tidak ada papan plang makanya kita berani ngerjakan proyek, dan berani karena instruksi pimpinan, dapat perintah dari Kepala Bidang (Kabid) Alat Dinas Pertanian”, menurutnya permintaan puskes untuk meminjam alat sudah lama namun tidak bisa dipakai karena alat berada di sungai pasir, saat alat datang dari sungai pasir sehingga bisa di gunakan, operator tersebut juga mengarahkan tim purna polri untuk menemui Ishak Muslim pegawai Puskesmas untuk kejelasan Informasi.

Pada hari yang sama tim kemudian bergerak menemui Ishak Muslim di Kediamannya, Ishak Muslim yang merupakan perawat Puskesmas ketika ditanya proyek puskesmas menggunakan alat pertanian menjawab “kalau mengerjakan itu saya tidak tau, itu urusannya dari Dinas ke Dinas saja urusannya”, kalau proyek ini kita tidak tau apa – apa kita tidak ada wewenangnya”.

Disinggung sumber anggaran, muslim menjawab “kalau tidak salah anggaran bersumber dari Pusat”, ditanya pewarta dari APBN / APBD muslim tetap memberikan jawaban anggaran dari Pusat, muslim juga mengutarakan pekerjaan proyek dengan Alsintan setahunya dikerjakan selama tiga hari baik membongkar atap, membongkar dinding, dan membersihkan bekas lumpur”.ujarnya

Ditanya pemenang lelang kontraktor cv nya siapa dan kantornya dimana, muslim mengatakan “tidak tau saya masalahnya, kita orang puskesmas, taunya ada proyek, kita terima gitu aja pak”ucap muslim

Kemudian muslim ditanyakan terkait kepala proyek dan pengawas atau mandor pernah datang untuk menginformasikan pekerjaan ia kembali menjawab tidak tahu, “itu urusan sama kepala Puskesmas kita tidak tau, sama pak awi saja”.

Syarkawi Am.K selaku Kepala Puskesmas Berangas Kecamatan Pulau Laut Timur, pada hari senin pagi (15/06/2020) ketika di konfirmasi oleh awak Media Purna Polri terkait Alsintan digunakan proyek Rehab Puskesmas mengatakan juga tidak mengerti masalah tersebut, dan menyarankan kepada penulis untuk meminta informasi / klarifikasi kepada CV. ALKHA selaku pemenang tender proyek pembangunan REHAB TOTAL PUSKESMAS BERANGAS atau ke Dinas Kesehatan.

Tim bergerak selanjutnya menuju Dinas Kesehatan untuk mendapatkan informasi, namun tidak bisa bertemu Kepala Dinas Kesehatan secara langsung dikarenakan sedang keluar kantor, “bapak bisa datang lagi dan konfirmasi akan di jadwalkan kemudian” ucap salah satu pegawai Dinas.

Kemudian tim mengarah untuk menemui Kepala Dinas Pertanian yang tidak jauh dari Kantor Dinas Kesehatan, Ir. Hairudin selaku Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kotabaru ketika dihadapan awak Media Purna Polri terkait Alsintan yang digunakan untuk proyek pembangunan rehab total puskesmas berangas, Senin (15/06) di ruang kerjanya mengatakan bahwa ia tidak mengetahui adanya penggunaan Alat Pertanian sebab tidak ada laporan maupun usulan dari bawahannya.

Saat dipertegas ulang dengan pertanyaan oleh wartawan, Hairudin kembali mengungkapkan bahkan dengan mengucap sumpah ia tidak mengetahui adanya Alsintan yang digunakan untuk proyek rehab puskesmas tersebut “LILLAHI TA’ALA saya tidak mengetahui masalah tersebut”,ucap Hairudin.

Selain itu Hairudin juga menunjukan Handphone miliknya kepada penulis, bahwa sebelumnya ada laporan masyarakat terkait Alsintan yang disalah gunakan melalui pesan whatsapp pribadinya, ia berjanji akan melakukan Investigasi Internal untuk mengetahui siapa oknum yang menyalahgunakan mesin pertanian tersebut.

Lanjutnya “alat pertanian bisa dipergunakan / dipinjamkan untuk keadaan Emergency misalkan untuk penanggulangan bencana tanah longsor, banjir, memperbaiki parit, atau ada permintaan Bapak Bupati untuk kepentingan masyarakat” terang hairudin.

Penulis : Bw/Ad

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini