KABUPATEN TANGERANG, MP-POLRI – Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-8 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pakuhaji menjadi tonggak krusial dalam transformasi layanan kesehatan di wilayah pesisir utara. Pada Selasa (03/02/2026), Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, secara eksklusif meresmikan serangkaian infrastruktur medis mutakhir sekaligus memaparkan cetak biru (blueprint) pengembangan lahan rumah sakit yang ambisius. Langkah ini merupakan manifestasi konkret dari dedikasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang dalam mengeskalasi standar serta mutu proteksi kesehatan bagi khalayak luas.

​Adapun diversifikasi fasilitas yang diresmikan mencakup operasionalisasi instalasi pemulasaraan jenazah yang telah direvitalisasi secara komprehensif, peluncuran poliklinik spesialis onkologi, hingga amplifikasi kapasitas ruang rawat inap. Sebanyak 10 unit tempat tidur baru ditambahkan, sehingga akumulasi daya tampung pasien melonjak dari semula 130 menjadi 140 ranjang medis.

​Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa penataan ulang ruang jenazah diprioritaskan untuk menjamin aspek privasi dan estetika. Lokasi tersebut kini didesain lebih representatif dan terproteksi demi menjaga marwah serta kenyamanan psikologis keluarga pasien yang tengah berduka.

​“Puji syukur, hari ini kita telah menginisiasi penggunaan perdana ruang jenazah yang telah direnovasi di RSUD Pakuhaji. Jika sebelumnya instalasi ini terpapar langsung dari akses jalan publik, kini tata ruangnya telah disempurnakan menjadi lebih higienis, tertib, dan jauh lebih layak secara etika medis maupun sosial,” papar Bupati Maesyal Rasyid.

​Selain pembenahan sarana penunjang, orang nomor satu di Kabupaten Tangerang tersebut juga menyoroti urgensi pembukaan Poli Onkologi. Kehadiran spesialisasi ini bertujuan untuk memangkas hambatan akses bagi penderita tumor dan kanker di wilayah utara agar tidak perlu lagi menempuh jarak jauh ke pusat kota untuk mendapatkan penanganan medis.

​“Ekspansi tempat tidur dan introduksi poli onkologi ini secara otomatis memperkaya spektrum layanan kesehatan bagi publik. Ini adalah bagian integral dari janji kami untuk terus menyempurnakan kualitas pelayanan di fasilitas kesehatan milik daerah,” imbuhnya dengan optimis.

​Dalam sesi pemaparan strategis, Bupati mengumumkan proyeksi akuisisi lahan tambahan seluas kurang lebih 4,8 hektare. Jika terealisasi, total area RSUD Pakuhaji akan terdongkrak melampaui angka 5 hektare, menjadikannya salah satu sentra medis terbesar di kawasan penyangga.
​Rencana ekspansif ini diproyeksikan mampu meningkatkan daya jangkau dan efektivitas pelayanan, khususnya bagi masyarakat di zona Pantai Utara (Pantura) yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap rumah sakit tipe besar.

​“Kami berharap melalui proyek perluasan ini, distribusi layanan kesehatan bagi warga Kecamatan Pakuhaji dan sekitarnya dapat dioptimalkan hingga ke level maksimal. Kami memohon restu serta sinergi dari seluruh elemen masyarakat, mengingat proses ini melibatkan mekanisme musyawarah desa karena menyangkut tanah kas desa,” urai beliau.

​Di sisi lain, Direktur RSUD Pakuhaji, Hj. dr. Umi Kulsum, MM, menghaturkan apresiasi mendalam kepada seluruh jajaran tenaga medis, paramedis, serta staf administratif atas loyalitas dan integritas mereka selama hampir satu dekade terakhir.

​“Usia kedelapan ini adalah momentum reflektif bagi kami untuk terus mengasah profesionalisme Sumber Daya Manusia (SDM). Keamanan pasien (patient safety) adalah fondasi fundamental kami, mulai dari akurasi intervensi medis hingga ketaatan pada protokol standar pelayanan internasional,” tegas dr. Umi Kulsum.

​Ia menggarisbawahi bahwa peningkatan kapabilitas personel terus dipacu melalui internalisasi budaya kerja yang santun, empatik, serta responsif terhadap dinamika kebutuhan pasien.

​Menutup rangkaian seremoni HUT, RSUD Pakuhaji turut menyelenggarakan aksi filantropi dengan mendistribusikan santunan kepada anak-anak yatim piatu di sekitar lingkungan rumah sakit. Aksi ini bertujuan untuk mengokohkan relasi harmonis antara institusi kesehatan dengan konstituen lokal.

​“Orientasi utama kami adalah kepuasan publik. Kami berkomitmen menyajikan pelayanan yang aman, nyaman, akseleratif, serta transparan. Kami juga senantiasa membuka kanal evaluasi bagi masyarakat demi perbaikan berkelanjutan,” tutupnya.

​Melalui perayaan sewindu ini, RSUD Pakuhaji merevitalisasi visinya untuk menjadi garda terdepan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, selaras dengan cita-cita besar Pemerintah Kabupaten Tangerang.

Ag94

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini