Karawang, MP-Polri – Suasana haru acara kenaikan dan pelepasan siswa-siswi SDN Kutagandok I, Desa Kutagandok, Kecamatan Kutawaluya, Karawang, pada Sabtu (28/6), mendadak berubah menjadi penuh kekecewaan. Sejumlah orang tua murid mengeluhkan belum dibagikannya tabungan siswa oleh pihak sekolah.

Keluhan itu memuncak lantaran tabungan yang selama ini dikumpulkan siswa selama tahun ajaran berjalan, tidak kunjung diberikan kepada orang tua atau siswa. Bahkan situasi tersebut sempat menimbulkan ketegangan antara pihak sekolah dan para wali murid.

“Sempat jadi perdebatan antara kami dengan pihak sekolah. Kami sudah beberapa kali menanyakan soal tabungan anak-anak, tapi tidak ada kejelasan kapan akan dibagikan,” ujar salah satu orang tua siswa kepada wartawan yang enggan disebutkan namanya.

Menurut informasi yang dihimpun, tabungan siswa tersebut dikelola oleh bendahara sekolah, Hj Iis Fatimah. Namun, ketika diminta kejelasan, pihak sekolah disebut hanya membagikan setengah dari jumlah total tabungan kepada masing-masing orang tua murid.

“Yang pegang tabungan itu bu bendahara, Ibu Hj Iis. Tapi yang dibagikan cuma setengahnya, tidak seluruhnya,” ujar wali murid lainnya dengan nada kecewa.

Tidak puas dengan pembagian sebagian tersebut, para orang tua pun mendesak pihak sekolah untuk memberikan kepastian kapan sisanya akan disalurkan. Setelah dilakukan diskusi, akhirnya tercapai kesepakatan bahwa sisa tabungan siswa akan dibagikan sepenuhnya pada bulan Juli 2025.

“Ada kesepakatan bahwa pelunasan akan dilakukan bulan depan. Tapi kami tentu berharap ini menjadi perhatian serius sekolah, karena menyangkut hak anak-anak kami,” tambahnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi awak media, Hj Iis Fatimah mengaku belum bisa memberikan keterangan secara rinci terkait persoalan tersebut karena tengah sibuk dalam acara pelepasan siswa.

“Maaf ya, saya belum bisa bicara sekarang. Lagi sibuk dengan acara perpisahan sekolah,” singkat Hj Iis.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak kepala sekolah mengenai penyebab belum dibagikannya tabungan siswa secara utuh. Para orang tua berharap sekolah segera menyelesaikan persoalan ini dengan transparan dan bertanggung jawab.

(Liputan :Margono S/Muklis)

(Editor : Margono S)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini