Batang_ Telah berlalu delapan tahun sejak kasus tragis terbunuhnya seorang wanita bernama HANIYAH BINTI SUTRISNO. Mayat Haniyah ditemukan pada Hari Kamis, 04 Desember 2016, jam 07.30 WIB di rumah Majikannya di Desa Gapuro, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Hasil Visum et Repertum menyatakan bahwa Haniyah meninggal akibat pukulan benda tumpul di kepala dan lehernya.

Kasus ini telah menjadi misteri besar, dengan pertanyaan utama: siapa pelakunya? Keluarga dan warga telah berupaya keras untuk mencari keadilan. Kasus ini awalnya ditangani oleh Polsek Warungasem Batang, namun kemudian dilimpahkan ke Polres Batang. Meskipun telah dilaporkan ke berbagai instansi seperti Polda Jawa Tengah, Propam Polda, Kompolnas, Komnas HAM, Kontras, Ombusman, namun kasus ini mengalami kebuntuan sejak tahun 2018 dan polisi belum berhasil mengungkap siapa pelaku pembunuhan Haniyah.

Pada tahun 2024 ini, Keluarga Korban memutuskan untuk meminta bantuan hukum dari LBH Ansor, dan kini kasus ini ditangani oleh Advokat dan Paralegal LBH Ansor. Mereka berharap agar keadilan bisa terwujud dan siapa pelaku sebenarnya dapat diungkap. Doa dan dukungan dari semua pihak sangat diharapkan dalam upaya mewujudkan keadilan untuk HANIYAH.

Keadilan Untuk HANIYAH, Tegakkan Keadilan Untuk HANIYAH!

Semoga kasus ini segera terungkap dan keadilan dapat ditegakkan untuk HANIYAH BINTI SUTRISNO.

(Sumber : TH / LBH ANSOR)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini