Kabupaten Tangerang,MPP – Disinyalir tidak mematuhi peraturan larangan study tour ke luar daerah Pasalnya, berdasarkan data yang berhasil dihimpun terdapat beberapa sekolah yang masih nekat menggelar karya wisata dengan tujuan ke luar daerah,salah satunya yakni SMP.1 Kemiri Kabupaten Tangerang, Rabu 22/05/2024.

Ironisnya, SMP-1 kemiri Kabupaten Tangerang memberangkatkan ratusan siswanya padahal himbauan dari Disdik & Kebudayaan Propinsi Banten jauh jauh hari telah mengeluarkan surat edaran terkait larangan adanya Study Tour SMP SMK & SMA se propinsi Banten tertanggal 22 Januari 2024.

Sayangnya hingga berita ini dilansir kepala SMP.1 Kemiri Kabupaten Tangerang belum dapat dimintai keterangannya.

Diketahui, sebelumnya kalau Disdik & Kebudayaan Provinsi Banten mengeluarkan kebijkan tentang larangan sekolah menggelar kegiatan di luar daerah, yakni Nomor 100.3.4 /0/32- Disdikbud 2024 dan surat edaran Menteri Pendidikan ,Kebudayaan , Riset dan Teknologi nomor 14 tahun 2023 ,sehubungan dengan Fenomena dan budaya kegiatan wisuda yang dilaksanakan pada satuan pendidikan SMA, SMK , dan Skh dengan ini
1.Satuan pendidikan pada jenjang SMA, SMK dan SKh tidak menjadikan kegiatan wisuda bagi siswa kelas XXI sebagai kegiatan yang bersifat wajib

2.Kegaiatan akhir pada siswa kelas XXI hendaknya dimusyawarahkan kepada orang wali dengan pertimbangan oleh komite sekolah .

Jenal Abidin.SH , selaku Ketua Umum LSM Juara banten serta Pemerhati Dunia Pendidikan di Kabupaten Tangerang , minta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Banten untuk memberikan sanksi kepada sekolah-sekolah yang tidak melaksanakan surat edaran di antaranya SMP.1 Kemiri Kabupaten Tangerang.

Dikatakan Jenal Abidin .SH, pihak Disdik Kebudayaan Propinsi Banten telah menerbitkan surat edaran pelarangan penyelenggaraan studi tour ke luar wilayah Namun, pihak sekolah tidak mengindahkan adanya SE tersebut.

Menurut Jenal Abidin .SH ,Sanksi tersebut diberikan, guna memberikan efek jera kepada sekolah yang tetap nekat melangsungkan kegiatan study tour ke luar Kota/ daerah.

Team Investigasi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini