LUBUKLINGGAU, MPP – Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sumsel melalui Kepala Divisi Pemasyarakatan, Mulyadi bersama Pj. Walikota Lubuklinggau, Bapak H. Trisko Defriyansa meresmikan Gedung Fasilitas yang ada di Lapas Lubuklinggau yakni Gedung Aula, Pos Utama, Ruang Kunjungan dan Ruang Pengamanan Pintu Utama (P2U) dilanjutkan dengan penebaran benih ikan pada Sarana Asimliasi dan Edukasi (SAE) Lapas Lubuklinggau, Jum’at (19/04).

Mulyadi beserta Pj. Walikota Lubuklinggau sangat mengapreasi langkah yang dilakukan oleh Kalapas Lubuklinggau dalam meningkatkan pelayanan publik dengan melakukan renovasi Gedung Fasilitas yang bekerjasama dengan Pihak Ketiga dan memaksimalkan anggaran pemeliharaan yang telah diatur didalam DIPA Lapas Lubuklinggau.

Selain itu mereka juga mendukung penuh Hamdi Hasibuan dan jajaran dalam bersinergitas dengan pemerintah kota Lubuklinggau melalui Dinas Perikanan sehingga kegiatan penebaran benih pada Sarana Asimliasi dan Edukasi Lapas Lubuklinggau dapat terselenggara.

“Harapan kita dengan meningkatkan pelayanan publik Lapas Lubuklinggau bisa memberikan kinerja yang optimal serta dengan adanya kegiatan pembinaan kepribadian dan kemandirian terhadap warga binaan ini mampu membuat Warga binaan kembali menjadi pribadi yang bisa diterima di masyarakat, Ucap Pj. Walikota.

Selanjutnya Mulyadi mengatakan bahwa Sarana Asimilasi dan Edukasi adalah salah satu bentuk pembinaan kemandirian berupa keterampilan kerja, dengan membaurkan diri Warga Binaan ke tengah masyarakat dan membuka peluang partisipasi dan edukasi masyarakat terkait dengan kegiatan dan hasil produk yang ada di Sarana Asimilasi dan Edukasi.

“Dengan memanfaatkan lahan yang tersedia, Lapas Lubuklinggau membangun Sarana Asimilasi dan Edukasi dengan tujuan sebagai media pembinaan kemandirian Warga Binaan untuk mengembangkan keterampilan dan meningkatkan keterampilan Warga Binaan dan dapat kembali bekerja sebagai anggota masyarakat yang mandiri, memiliki kreatifitas, tertib dan bertanggung jawab,” Ucap Kadivpas.

(Chandra The).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini