Kota Bekasi – Ketua DPC Gerakan Mahasiswa NasionaI Bekasi Christianto Manurung melaporkan dugaan penyalahgunaan wewenang serta pelanggaran Kode Etik KPU ke DKPP,”(15/03/2024).

Saat diwawancara oleh awak media, Chris panggilan akrabnya, mengatakan bahwa, sebelumnya kami mendapatkan laporan dari masyarakat terkait adanya dugaan kecurangan pemilu yang dilakukan secara masif oleh beberapa penyelenggara pemilu, salah satunya melibatkan ketua KPU kota Bekasi serta melibatkan beberapa oknum anggota PPK dan PPS untuk merencanakan kejahatan pemilu 2024 dengan salah satu Peserta Pemilu partai Nasdem DPR RI Idris Sandia sebelum pemungutan Suara, Rabu (14/02/2024).

Chris menyampaikan,”beberapa bukti rekaman percakapan antara masyarakat dengan beberapa penyelenggara pemilu. Dan itu sudah kita serahkan ke DKPP RI, kurang lebihnya sih inti dari percakapan tersebut mengarah untuk memenangkan salah satu calon dengan memberikan hadiah berupa uang,” bebernya.

Dalam aduan tersebut Chris menyampaikan kepada dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) diminta memberhentikan ketua KPU Kota Bekasi. Karena berdasarkan bukti rekaman, dirinya terindikasi menjadi aktor intelektual dalam kejahatan tersebut. Dan hal ini sangat mencederai sakralnya pesta demokrasi di Negara tercinta kita.

Lanjutnya Chris, menegaskan, Dari laporan yang dimasukkan ketua KPU Kota Bekasi diduga melanggar Pasal 6 Ayat 1, Ayat 2 huruf a dan b, Pasal 7 Ayat 2, Pasal 8 huruf d dan l Peraturan DKPP Nomor 2 Tahun 2017 tentang Kode Etik dan Perilaku Penyelenggara Pemilu & pasal 523 Undang-undang nomor 7 Tahun 2017 Tentang pemilihan umum”. tegasnya.

Sumber : Hendri

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini