Deli Serdang – Sikap dugaan sewenang – wenangan Yayasan Halimatussa’diah Amaliyah yang mengelola Sekolah Islam Terpadu Al Umm Smart Centre di Jl Beringin pasar V GG Mentimun 16 Tembung Deli Serdang Sumatera Utara membuat seorang tenaga pengajar pada sekolah tersebut mengadukan nasibnya ke Dinas Pendidikan Kabupaten Deli Serdang.

Kesewenangan yang dimaksud adalah, yayasan (sekolah Al Umm) tidak membayar gaji dua orang pengajar ekstrakulikuler Pramuka di sekolah tersebut tanpa alasan.

Hal ini terungkap saat awak media bertemu dengan Pak Iskandar Zulkarnain Nasution yang biasa dikenal sebagai kak Iskandar di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Deli Serdang di Lubuk Pakam, Kamis (7/3/24).

Dalam pengaduannya, kak Iskandar menyampaikan bahwa gaji dua orang pengajar ekstrakulikuler Pramuka yaitu kak Iskandar dan kak Nurul tidak dibayar pihak sekolah tanpa alasan.

Selain tidak membayar gaji, sekolah juga tidak membayar biaya kegiatan Pramuka yang diikuti oleh sekolah pada panitia Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Percut Sei Tuan.

Dalam kesempatan tersebut, kak Iskandar menyampaikan ” sekolah yang mengajarkan agama, namun bertindak zolim kepada pengajar disekolah tersebut dengan tidak membayar gaji tanpa alasan.” Kalau dikatakan tidak faham ajaran agama, tidak mungkin mereka tidak faham.

Kak Iskandar berharap, sekolah dapat bertindak koperatif dengan segera membayar gaji dua orang pengajar ekstrakulikuler Pramuka secara keseluruhan.

“Mengingat beberapa hari lagi sudah memasuki bulan Ramadhan dan kami juga ada kewajiban yang harus diselesaikan”. harap kak Iskandar.

Namun hinggah berita ini ditayangkan, Kepala Sekolah Al Umm Maramuda, SPd tidak dapat dihubungi .(Hmd)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini