Tangerang, MPP – Imbas dari keegoisan salah satu Oknum warga di Desa Kemiri terhadap polemik permasalahan berbuntut panjang. Pasalnya, Oknum tersebut tidak mengindahkan adanya surat somasi terbuka yang dilayangkan oleh salah satu warga yang berinisial (AL) melalui kuasa hukumnya dari Kantor Hukum Advokat, Konsultan Hukum MPS dan Associates yakni Muhhidayat Prihatintiyas Sudaryono, S.H., M.H dan Arief Destiyanto, S.H., M.H kepada oknum tersebut(RS) atas dugaan pencemaran nama baik.

Laporan yang merupakan lanjutan dari somasi terbuka pertama, pada hari Selasa, (24/10) lalu, tidak ditanggapi dan layangan surat somasi kedua tertanggal (01/11) juga tidak direspon dengan Indah. Sehingga (AL) melalui kuasa hukumnya memutuskan akan mengambil langkah hukum selanjutnya.

Berbeda dengan (MR) yang telah memberi pernyataan dalam rekaman video awal mula kejadian, sudah mendatangi keluarga (AL) untuk bermusyawarah dan meminta ma’af atas pernyataan yang disampaikan dalam video yang berdurasi 04.42 menit, yang diduga direkam oleh Oknum tersebut dan diduga disebarluaskan hingga beredar di media sosial via Pesan WhatsApp Video.

Lebih dalam lagi tepat pada hari senin, 06 November 2023 kuasa Hukum AL mengadakan Konferensi PERS dimana harta martabat Klaen nya telah dicemarkan oleh seorang Oknum. “Kami sudah melakukan klarifikasi dan somasi. Jadi dimana Oknum ini tidak ada itikad baik sampai adanya kita melakukan Konfrensi PERS, dan tidak ada informasi, tidak ada tanggapan jawab, bagai mana teguran kita ini atau somasi ini sudah kita layangkan. Maka dari itu proses Hukum akan lanjut. Karna Klaen kami ini sudah membuat kuasa ke kami, maka kami akan jalankan sesuai Undang-undang yang berlaku. Karna ini sudah dikuasakan pada kami, seharusnya Oknum tersebut konfirmasi ke kami selaku Kuasa Hukum dan membuat Jawaban terkait Somasi kami,. Jadi pada Prinsipnya secara Emosional klaen kami sudah memaafkan karna agar Oknum-oknum tersebut juga mengetahui. Ini negara hukum tidak bisa Semena-menanya dan proses berlanjut kita Proses Hukum,”Beber Muhhidayat Prihatintiyas Sudaryono, S.H., M.H.

Lebih lanjut Kuasa hukum AL menambahkan “Kami selaku kuasa hukum masih menunggu Etikad baik dari pada Oknum-oknum yang membuat Klaen kami sangat dirugikan untuk itu kami masih menunggu upaya-upaya Perdamaian dari pada Oknum-oknum tersebut. Seperti yang di katakan Klaen Kami yang memberikan Kuasa Penuh kepada kami. Bahwa kami meminta kepada oknum-oknum tersebut untuk mengkonfirmasi kepada kami, tidak kepada Klaen kami karna semua nya sudah di serahkan Kuasa kepada pihak kami. Tambahnya Arief Destiyanto, S.H., M.H.

Sementara AL sebagai pemberi Kuasa kepada Hukum Advokasi Konsultan Hukum MPS dan Associates, Menyatakan kami sekeluarga sudah memaafkan dengan secara Haqqul Addami. Namun, proses Hukum tetap berjalan. Ucapnya.

Ag94

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini