Media Purna Polri, Sumedang, Polda Jawa Barat – Unit Intel Kodim 0610/Smd mengamankan beberapa anak punk yang menggunakan aksesoris munisi di wilayah Kab. Sumedang tepatnya di perempatan lampu merah Nalegong Kel. Kotakulon Kec. Sumedang Selatan, Rabu (26/07/2023).

Demikian disampaikan Dandim 0610/Smd Letkol Kav Christian Gordon Rambu, M.Si.Han., melalui saluran telepon seluler, Kamis (27/07/2023).

Penyitaan aksesoris berupa munisi tersebut dilakukan oleh jajaran intel dan Provost Kodim 0610/Smd secara langsung di lokasi tempat nongkrong anak-anak punk.

“Saat di lokasi, Pasi Intel Kodim 0610/Smd Kapten Inf Nanang Koswara bersama para anggota melaksanakan komunikasi secara persuasif agar anak-anak tersebut menyerahkan barang berupa munisi yang dijadikan aksesoris berupa gelang dan sabuk,” ucap Dandim.

Lebih lanjut Dandim menjelaskan bahwa anak – anak dari komunitas punk tersebut melakukan penolakan untuk menyerahkan aksesoris munisi secara sukarela, bahkan akan melarikan diri. Sehingga dilakukan penindakan bersama dengan Polsek Sumedang Selatan terhadap aksesoris berupa munisi.

Personel Polsek Sumedang saat di lokasi melakukan tembakan peringatan, untuk menghentikan upaya mereka kabur dari kejaran petugas sehingga seluruh komunitas anak punk berhasil diamankan.

Dari hasil penindakan, didapatkan hasil berupa berbagai jenis munisi, yaitu munisi kaliber 7,62 mm, munisi kaliber 5,56 mm, munisi kaliber 7,62 mm, serta kelongsong munisi hampa kaliber 5,56. Sementara untuk anak-anak punk yang diamankan 5 orang, diantaranya GR (24), WL (22), RP (18), CW (26) serta RS (29).

Keterangan dari abak-anak tersebut, munisi didapatkan dari salah satu toko di daerah Indramayu. Seluruh munisi yang diamankan sudah tidak aktif karena mesiunya sudah tidak ada, namun proyektilnya masih menempel utuh.(Hms)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini