Media Purna Polri, Kotabaru, Polda Kalimantan Selatan – Kotabaru Mandor panen berinisial (SB) 23 Tahun di devisi 3 PT. Sawita Pamukan Estate Desa Rampa Manunggul Kecamatan Sampanahan Kabupaten Kotabaru mengalami luka berat akibat dianiaya pelaku berinisial (IJ) 36 Tahun merupakan saudara sepupu korban. Rabu 19 Juli 2023 sekitar pukul 09.00 wita.

Berdasarkan laporan Kanitpam Devisi 3 PT. Sawita pamukan estate melaporkan ke Polsek Sampanahan bahwa adanya kejadian penusukan terhadap (SB) korban di divisi 3 PT. Sawita karya manunggul, Pamukan Estate.

Adapun kronologis awal Korban pada hari selasa tanggal 18 Juli 2023 pukul 07.30 Wita dimana korban datang dan langsung masuk ke kantor divisi 3 PT. Sawita Manunggul, korban mengetuk pintu ruangan Kerani. Kemudian di jawab oleh saudara Sukardi selaku saksi yang sedang duduk dikursi, orangnya belum datang, korban terus mengetuk pintu tersebut dan bertanya kemana kerani.

Lalu saudara Sukardi menjawab bahwa yang bersangkutan belum datang. Kemudian korban langsung tiba-tiba mendatangi Sukardi tanpa sebab memukul bagian belakang yang sedang duduk di kursi bersama Terlapor.

Kemudian korban mendatangi pelaku meminta dipanggilkan krani devisi 3, tanpa sebab korban langsungĀ melakukan penyerangan dan pemukulan terhadap terlapor menggunakan tangan kosong, sehingga terjadi gemelut sampai ke bawah kolong meja dan para saksi pun berlari keluar ruangan.

Tanpa sadar pelaku yang sudah terpojok dipukuli korban mencabut sajam jenis pisau belati yang di taruh pada bagian pinggang, kemudian korban keluar dari ruangan dengan memegang perut yang sudah terluka dan pergi meninggalkan kantor devisi 3.

Sedangkan terlapor pergi ke rumah orang tua yang bersangkutan di Rt 06 Desa Rampa Manunggul. Berselang kurang lebih 5 menit korban kembali datang ke kantor devisi 3 dengan membawa sebilah parang, kemudian korban diamankan oleh sekuriti Devisi 3 dikarenakan korban terlihat berdarah dan dibawa ke Klinik Perusahaan PT Sawita.

Dari hasil keterangan nakes klinik, korban mengalami 5 ( lima ) mata luka tusukan yakni 1 ( satu ) luka tusuk dilengan kiri, 1 (satu ) luka tusuk di bawah perut, 1 luka sobek di jari kanan , dan 2 ( dua ) luka tusuk di dada kiri.

Selanjutnya warga membawa koban kerumah sakit Grogot guna pertolongan lebih lanjut dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sampanahan guna proses hukum lebih lanjut, disertai barang bukti berupa 1 ( satu ) bilah senjata tajam jenis belati beserta kumpang warna coklat kayu.

Akibat perbuatan pelaku di jerat pasal 351 (2) KUHP penganiayaan mengakibatkan luka berat.(MY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini