Rejang Lebong,MPP – Keputusan Gubernur Bengkuku Rohidin Mersyah, memutasi sejumlah kepala sekolah ( Kepsek) SMA/SMK di Rejang Lebong terkesan janggal.

Indikasinya, mutasi terhadap kepala SMAN 2 dan SMKN 3 Rejang Lebong yang belum enam bulan bertugas di sekolah itu sudah dirotasi. Diduga pelaksanaan mutasi atau rotasi itu ada oknum yang ikut bermain.
Kepala SMAN 2 RL Wardoyo, M.Pd mengatakan berdasarkan Permendikbudristek no.40 tahun 2021 tetang tugas tambahan guru menjadi Kepala Sekolah di hurup F disebutkan bahwa guru yang mendapat tugas tambahan menjadi Kepsek belum dapat diganti sebelum dua tahun bertugas. ” Kita menduga ini ada pihak yang bermain. Lagi pula tidak sesuai dengan Permendikbukristek,” kata pak Wardoyo didampingi mantan Ka SMKN 3 RL Sofian Effendi kepada media purna polri, Senin (15/8/2022).

Apakah bapak akan menggugat SK mutasi melalui PTUN? Oh tidak. Soalnya kita sudah tanyakan mutasi ini dengan Kacabdin fan Kadisdikbud Provinsi bahwa mereka tidak tahu.

” Ini jelas ada oknun yang bermain,” tandas Wardoyo.
Sementara itu lanjut Wardoyo yang mengalami mutasi itu hanya ada 4 kepsek yakni Kepala SMAN 2 KE SMAN 6 sedangkan Kepala SMAN 6 KE SMAN 2 seterusnya Kepala SMKN 3 KE SMKN 5 sedangkab Kepala SMKN 5 Ke Kepala SMKN 3 . ” Sebenar nyo kami itu cimplisan bae,” timpal Sofian Effendi.

Fds 86.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini