Polresta Bandung – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bandung-Polda Jawa Barat berhasil mengungkap kasus tindak pidana kekerasan dan pembunuhan terhadap AR (10) di wilayah Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung-Jawa Barat.

Kapolresta Bandung (Kombes Pol. Hendra Kurniawan. S.I.K., M.M) saat menggelar Konferensi Pers mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada (Selasa, 23/11/2021) malam, dimana Tersangka DND (dibawah umur) melakukan aksinya saat melihat korban sedang berjalan pulang setelah mengaji.

“Menurut keterangan saksi, korban ini pergi mengaji sekitar pukul 17.30. WIB dan biasanya pulang pukul 19.30. WIB. Namun, hingga malam tidak pulang-pulang”, kata Hendra di Mapolresta Bandung. Kamis pagi (25/11/2021)

Beliau menambahkan, Tersangka DND (dibawah umur) nekat melakukan aksinya ketika korban berjalan sendiri. Saat itu pula, Tersangka DND (dibawah umur) membekap dan membawa korban ke lahan kosong yang tidak jauh dari Rumah Tersangka dan langsung memperkosa korban.

Sebelum melakukan aksinya, tersangka DND (dibawah umur) menutup mulut korban menggunakan Lakban dan melakukan kekerasan dengan memukul korban menggunakan Balok ke arah Kepala korban hingga lemas.

“Jadi, Tersangka ini gara-gara sering mennonton Video Porno di Handphonenya sehingga memicu tersangka melakukan hal tersebut”, ‘Ujarnya.

Setelah menghabisi korban hingga meninggal dunia dan untuk menghilangkan jejak, Tersangka DND (dibawah umur) memasukkan korban ke dalam Karung dan meletakkannya di Rumah Kosong yang tidak jauh dari tempat tinggal pelaku.

“Dari hasil Outopsi, dialat kelamin korban ditemukan cairan sperma dan Tersangka juga sudah mengakui perbuatannya”, ‘Ucapnya.

“Tersangka yang juga tetangga korban kami tangkap kurang dari 24 jam di daerah Majalaya”, ‘Tutupnya.

Dengan terungkapnya kasus tersebut, Tersangka DND (dibawah umur) dijerat Pasal 340, 338 JO Pasal 80, 81 tentang perlindungan Anak, dengan ancaman maksimal 20 Tahun Penjara atau seumur hidup.

(HMS)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini