Murung Raya_Kalteng – Berawal dari komplik lahan antara warga Desa Tambelum Kec Sungai Babuat Ny Kartini Binti Kanidat,dan putranya Bpk Kurniawan ban PT Tambang(MX),akhirnya merambah kepada Lingkungan Hidup,dan Badan Hukum tersebut sudah berulang kali diduga abaikan Lingkungan Hidup,pernah diberitakan Kantor Perwakilanya di Palangka disegel secara Adat oleh Masyarakat Adat yang merasa dirugikan oleh Optamb Badan Hukum Usaha berinisial PT(MX),dan tentunya publik sudah tahu dalam hal ini.

Aktifis LSM CAPA Kabid KLH bg Moh Ilmi and Tim menyampaikan hasil liputanya ke Perwakilan mpp Kalimantan Tengah dengan data layak berita didukung doc foto dan Video oblap(obyek lapangan),yang valid.

Tentu akan ditopang data data lainya,bahkan akan diupayakan dilakukan uji lab mandiri pada lembaga yang resmi terkait potensi pencemaran Lingkungan Hidup bagi Badan Hukum Usaha Wajib kantongi UPL/UKL dan atau Izin Amdal dari dinas terkait,tidak cuma PT(MX),tentunga semua badan hukum yang berusaha berkaitan dengan Sumber Daya Alam Kab Murung Raya khususnya dan Kalimantan Tengah umumnya.

Gebrakan CAPA lewat Kabid KLH dan Limbah ini merupakan langkah awal untuk eksistensi bagi kemajuan Bangsa,ketum CAPA HM Anwar,SH memberikan garis komanda agar CAPA di Daerah bergerak sesuai korador Hukum,jangan ada gerakan di Daerah yang keluar jalur yuridis formal yang akan menimbulkan persoalan,demikian ungkap Ketua Umum lewat chat group CAPA DPD Kalimantan Tengah

Visi dan Misi CAPA identik dengan Visi dan Misi Polri secara umum dan mpp secara khususnya dan tampaknya CAPA dan mpp akan berjalan bersama dalam upaya gakkum,Berani Karena Benar sikap TNI dan Polri,dua institusi nkri yang berdiri di garda depan bangsa dan negara,semoga kedepan CAPA bisa terus sejalan dengan Visi dan Misi mpp.

Doc foto mpp(kir kabid klh Capa kltg),lokasi Dungai Babuat kec Sungai Babuat Kab Murung Raya (29/10/21)

Setelah data valid,lengkap hasil lab,Capa berencana kord ke Kemenhut LH,Kementrian ESDM,dan APH di Jkt agar ada Gakkum bidang LH.

Jika izin lingkungan tidak ada,bakal muncul masalah besar bagi Badan Hukum Usaha bidang SDA,karena Izin LH awal bisa proses Izin lainya,dan Badan Hukum Usaha dianggap tidak sah operasional andaikata terbukti tidak mengantongi Izin Lingkungan vide UU No 32/2009

Perangkat normatif sesungguhnya cukup lengkap untuk menjerat para oknum pelaku Pencemaran LH kendalanya pada aplikasi normatif yustisianya, prakteknya sering terkendala.

Aspek sosiologi hukum sering benturan antara aspek normatif hukum formal dengan oknum APH secara global sehingga hukum Tajam ke Bawah tumpul ke atas,persis dengan yang dikuatirkan para utusan Allah,bahwa saat Agama melemah hukum akan Tajam ke bawah Tumpul ke Atas,itu terjadi sekitar 2000 th lalu hingga saat ini dan akan terus berlangsung hingga Agama tegak kembali dimuka bumi, kapan waktunya ?.

Tergantung pilihan peradaban manusia,selama menggunakan kemampuan sistim akal selama itu juga bumi menjadi perlombaan keserakahan manusia,tidak pernah akan berakhir, ujar pakar perbandingan sistim hukum dan Agama dari LSAS Nurul Fikri yang namanya minta tidak diterbitkan, kita melihat fakta yang ada dan sejarah peradaban(Vide Perang Peradaban by Prof Mr Amstrong,GTP,Bekasi,1998,Futurologi by Dr Fazhur Rahman,P.hD,Religion and Cultural by Dr Shidi Gazalba,Sains and Religion by Prof Dr Radja Garaudi,P.hD,Epistemologi Knowledge by Por Dr Ir Nata Atmadja,MA,P.hD,dll).

Bumi tempat berdiri,bumi planet bagian kelompok Bima Sakti,tapi di bumi pernah ada pertumpahan darah dimana mana sebelum.Manusia pertama diturunkan ke planet bumi,akankan prahara numi kembali terulang, rusak, hancur akibat manusia abaikan kaidah hukum lingkungan ? Jawabanya ada pada diri kita masing masing(29/10/21.Toto Suroto).

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini