Polresta Bandung – Efek buruk dari berkendara saat sedang di bawah pengaruh Alkohol memang fatal. Faktanya, sudah banyak orang yang meninggal karena kecelakaan akibat memaksakan diri mengemudi setelah minum Alkohol. Banyak juga yang harus berurusan dengan pihak hukum karena membuat orang lain menjadi korban.

Mengenai kecelakaan yang terjadi, dimana pengemudi mengemudikan dalam keadaan mabuk. Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (“UU 22/2009”) telah mengatur bahwa, setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di jalan wajib mengemudikan kendaraannya dengan wajar dan penuh konsentrasi (Pasal 106 ayat (1) UU 22/2009).

Jika pengendara mengemudikan Kendaraan Bermotor di jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di jalan maka, dapat dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 Bulan atau denda paling banyak Rp. 750 Ribu rupiah (Pasal 283 UU 22/2009).

(HMS)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini