Media Purna Polri -TTS – Pimpinan Cabang Posko Perjuangan Rakyat (DPC Pospera) Kabupaten TTS menilai tidak ada keadilan dalam melayani masyarakat TTS. Sebab, masih banyak janda, duda dan yatim piatu yang belum disentuh Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten TTS.

Pada hal, ada bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Bantan Langsung Tunai (BLT) baik dari Dana Desa, APBD II Kabupaten, Provinsi, bahkan APBN, tetapi banyak warga yang semestinya membutuhkan bantuan itu tetapi tidak disentuh.

Hal itu terkuak ketika DPC Pospera TTS bersama Ikatan Mahasiswa Asal Amanuban (Ikmaban) Kabupaten TTS melakukan aksi demo mulai dari Pertanahan Soe, Pasar Inpres Soe, Kejaksaan Negeri (Kejari) TTS dan Kantor Bupati TTS .

Ketua DPC Pospera TTS, Yerim Yos Fallo dalam orasinya, mengatakan pelayanan Pemda TTS terhadap masyarakat TTS tidak berlaku adil. Sebab, banyak warga yang membutuhkan perhatian pemerintah itu belum disentuh,”ujar Yerim,Kamis (28/10/2021) .

Banyak masyarakat di desa-desa di Kabupaten TTS belum disentuh bantuan pemerintah. Setiap rakyat harus mendapatkan perhatian pemerintah.

Namun, Pospera TTS temukan banyak janda, duda dan yatim piatu tidak pernah disentuh.Di Desa Teas kata Yerim ada lima orang janda tidak pernah disentuh bantuan pemerintah.

Pada hal, ada PKH, BPNT, BLT dan berbagai jenis bantuan lainnya tetapi tidak disentuh.“Tidak ada keadilan dalam melihat masyarakat untuk mendapatkan bantuan. Untuk apa ada Pemerintah jika masih ada rakyat belum mendapatkan sentuhan,pada hal bantuan itu dari hasil pajak masyarakat,”Ucapnya.

(Yustaf Siki/Tim)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini