Serang – Wakapolda Banten BJP Drs. Ery Nursatari mengikuti rapat internal arahan Wakapolri Komjen Pol Dr. Drs. Gatot Eddy Pramono terkait Pembahasan Pengawasan Internal Polri melalui virtual di Ruang Vicon Polda Banten Jl. Syeh Nawawi Al Bantani No. 76 Kota Serang, Rabu (27/10)

Rapat yang dipimpin oleh Wakapolri Komjen Pol Dr. Drs. Gatot Eddy Pramono yang dihadiri oleh Wakapolda Banten BJP Drs. Ery Nursatari didampingi Irwasda KBP Ady Soeseno, Pejabat Utama (PJU) Polda Banten dan Kapolres jajaran Polda Banten.

Pada kesempatan tersebut Wakapolri menyampaikan bahwa perbuatan oknum anggota Kepolisian telah merusak marwah dari institusi Polri. Hal itu juga telah menciderai kerja keras dan komitmen personel Korps Bhayangkara yang telah bekerja secara maksimal untuk masyarakat.

“Polri adalah lembaga terbuka yang tidak anti-kritik, apalagi masukan yang bersifat membangun untuk menjadikan lebih baik lagi kedepannya,” Kata Wakapolri.

Selanjutnya Wakapolri menekankan kepada seluruh Kapolda dan Kapolres untuk tidak ragu memberikan sanksi tegas berupa pidana atau Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) kepada personelnya yang tidak menjalankan tugas sesuai aturan.

“Perlu tindakan tegas jadi tolong tidak pakai lama, segera copot, PTDH, dan proses pidana. Segera lakukan dan ini menjadi contoh bagi yang lainnya. Saya minta tidak ada Kasatwil yang ragu, bila ragu, saya ambil alih,” ujar Gatot Eddy.

Setelah kegiatan arahan wakapolri, Wakapolda Banten menyampaikan bahwa untuk meningkatkan disiplin personel perlu ditingkatkan lagi pemberian arahan pada pelaksanaan apel pagi.

“Selain itu PJU Polda Banten juga harus bergantian untuk memberikan pengarahan di Polres,” Kata Wakapolda Banten.

Selanjutnya Wakapolda Banten menjelaskan kedepannya seluruh jajaran Polri harus mampu membaca situasi kapan hars mengedepankan pendekatan humanis, dan kapan harus melakukan tindakan tegas.

“Jadi lakukan tindakan langkah-langkah humanis, dan kapan rekan-rekan bertindak tegas dilapangan sebagaimana SOP yang berlaku, berdasarkan situasi dan kondisi yang terjadi.”Ujar Wakapolda Banten Saat memberikan arahan. (Am/Bidhumas)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini