Polresta Bandung – Kanit Samapta (Ipda Asep Dadan) mewakili Kapolsek Cikancung, Polresta Bandung-Polda Jawa Barat (Iptu Carsono. S.H) menghadiri peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2021 di Ponpes Fathul Huda Kp. Bojongkaso RT. 02/01, Desa Cihanyir, Kecamatan Cikancung-Kabupaten Bandung. Minggu Malam (25/10/2021)

Dalam kegiatan tersebut dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan (Prokes) dengan Tema “Santri siaga, jiwa raga”.

Selain itu, kegiatan juga dihadiri oleh Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan para Mustami yang menghadiri kegiatan tersebut sebanyak 500 Orang Jemaah. Dalam kegiatan tersebut diisi dengan kegiatan Istiqosah Qubro.

Dengan Istiqosah Qubro sebagai ikhtiar memohon pertolongan dan perlindungan kepada Allah SWT agar selamat dari Pandemi Covid-19 (Virus Corona) Istighosah untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT ini dilakukan secara langsung dengan menerapkan Physical Distancing.

Melalui istighosah, kita tentu mengharapkan ridho dari Allah SWT agar mengijabah Doa-doa hambaNya yang memohon pertolongan kepadaNya. Berdoa dengan penuh keikhlasan serta kekhusyukan akan membawa kita pada keselamatan.

Dalam sambutannya, Kapolsek Cikancung (Iptu Carsono. S.H) yang diwakili oleh Kanit Samapta (Ipda Asep Dadan) mengatakan, maksud tema Santri Siaga Jiwa Raga adalah, bentuk pernyataan sikap Santri Indonesia agar selalu siap siaga menyerahkan jiwa raga untuk membela Tanah Air.

“Siaga Jiwa yang berarti bahwa, Santri tidak lengah menjaga kesucian hati dan akhlak, berpegang teguh pada aqidah, nilai dan ajaran Islam Rahmatan lil ‘allamin serta tradisi luhur bangsa Indonesia. Sedangkan Siaga Raga berarti badan, tubuh, tenaga dan buah karya Santri didedikasikan untuk Indonesia”, ‘Tuturnya.

Menurutnya, Siaga Jiwa Raga merupakan komitmen seumur hidup santri yang terbentuk dari tradisi Pesantren yang tidak hanya mengajarkan kepada Santri-santrinya tentang ilmu dan akhlak, melainkan juga Tazkiyatun Nafs yaitu mensucikan jiwa. Tema Santri Siaga Jiwa Raga menjadi sangat penting dan relevan di era Pandemi Covid-19 seperti saat sekarang ini.

“Insya Allah, Santri menjadi garda terdepan ikut memerangi Covid-19 dan menjadi contoh di dalam kedisiplinan mematuhi protokol kesehatan. Insya Allah, kontribusi Santri bagi bangsa ini semakin hari semakin besar”, ‘Terangnya.

Kanit Samapta juga berpesan bahwa, dalam kegiatan Hari santri ini diharapakan untuk terus belajar dalam menggali ilmu Ilmu Agama, selalu berkarya dan tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Kami berharap, dengan tema “Santri Siaga Jiwa Raga” dapat bertumbuh, berdaya dan berkarya yang menunjukkan bahwa, santri sehat bisa menjaga keutuhan bangsa. Pada kegiatan upacara ini, diharapkan Santri sudah di Vaksin semua”, ‘Pungkasnya.

(HMS)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini