Polresta Bandung – Dalam upaya percepatan Vaksinasi di Provinsi Jawa Barat mulai menyasar teehadap para Siswa/I SMA di Jawa Barat, Sekolah-sekolah yang berada di wilayah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Level 3 dan Siswanya dapat menyelenggarakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Kapolsek Solokanjeruk, Polresta Bandung-Polda Jawa Barat (AKP. Suyatno. S.Pd., M.M) bersama personil, melaksanakan kegiatan monitoring pelaksanaan Vaksinasi Presisi yang diselenggarakan di SMAN 1 Ds. Panyadap, Kec. Solokanjeruk-Kab. Bandung. Kegiatan Vaksinasi tersebut diadakan oleh jajaran Kepolisian dari Bib Doke Polda Jabar. (Rabu, 13 /10/2021)

Pemerintah terus gencar melaksanakan Program Vaksinasi Covid-19, tidak terkecuali bagi Siswa/I yang tergolong kelompok usia 12 – 17 Tahun. Percepatan Vaksinasi untuk usia Pelajar ini dibutuhkan agar pembelajaran tatap muka bisa lebih aman.

Seiring dengan rencana wekolah tatap muka yang kembali dibuka AKP. Suyatno. S.Pd., M.M selaku Kapolsek Solokanjeruk mengingatkan bahwa, pentingnya Program Vaksinasi bagi Anak usia Wekolah.

“Itu perlu dioptimalkan bilamana Sekolah sudah mulai dibuka yang mana Anak-anaknya sudah di Vaksin, supaya mencegah atau meminimalkan potensi terjadi penularan disana”, ungkap AKP. Suyatno. S.Pd., M.M.

AKP. Suyatno menambahkan bahwa, Vaksinasi bagi Tenaga Pendidikan dan usia Pelajar memang menjadi syarat penting untuk mencapai kekebalan kelompok (Herd Immunity). Selain soal Vaksinasi, persiapan Teknis dan Non-Teknis untuk pembelajaran tatap muka harus terlebih dulu dipastikan, termasuk mengenai kondisi Herd Immunity dan zonasi penyebaran Covid-19 di daerah tempat Sekolah itu berada.

“Hal lain yang harus diperhatikan sebelum membuka Sekolah adalah, apakah sebuah daerah sudah mencapai minimal 70-80% kekebalan kelompok dan juga kesiapan Sekolah dan Orang Tua sesuai Juknis dari Kemendikbud ?”, kata AKP. Suyatno.

(HMS) 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini