Media Purna Polri Bandung –
Dengan adanya keluhan demi keluhan yang terus bermunculan,
dari para pedagang, akhirnya Para perwakilan Pedagang Kaki Lima mengadakan *Aksi Unjuk Rasa Damai* untuk mendesak Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil agar membuka gerbang Monumen Perjuangan Rakyat (MPR) dan juga lokasi Tempat Berjualan yang strategis lainnya agar warga para PKL bisa berjualan kembali, agar supaya kami bisa berdagang dengan lancar untuk pemulihan perekonomian kami dalam bulan Ramadhan ini.

Jangan para pedagang elite Mall-diberikan keleluasaan, sedangkan kami Rakyat Bawah terombang ambing, kucing-kucingan aparatur Negara, kami juga ingin mengais rejeki untuk menyambung hidup, Ujar Salah satu perwakilan Pedagang Kaki lima yang enggan di sebutkan namanya.
Kami siap Menjalanka Protokol kesehatan serta mematuhi peraturan yang ada, tapi tolong Berikan kami keleluasaan dalam berikhtiar mencari nafkah buat keluarga kami”ujar salah satu Pedagang yang berinisial (MA) ketika di wawancara Oleh beberapa Awak media.

Desakan warga agar gerbang MPR dibuka untuk akses masuk pengunjung dan berjualan itu mengundang aksi damai masyarakat pedagang dengan menggelar orasi dan membubuhkan tanda tangan di atas bentangan kain putih, yang bertulisan : “Mendesak Gubernur Jabar Untuk Membuka Gerbang Monumen Perjuangan Rakyat (MPR) di Jalan Dipati Ukur”.

Aksi unjuk rasa damai para pedagang di depan gerbang Monumen Perjuangan Rakyat itu digelar pada Minggu (18/4) dengan didampingi Ketua DPD GPPK Jabar R. Kurnia, yang dalam penyampaian aspirasinya mendesak Gubernur Jabar segera membuka gerbang untuk akses masuk ke Monumen Perjuangan Rakyat.

Ketua GPPK Jabar R. Kurnia, saat dihubungi di tengah-tengah aksi damainya, Minggu (18/4) mengatakan, “Intinya, saya dan para pedagang kaki lima mendesak Gubernur Jabar Ridwan Kamil, untuk membuka gerbang akses masuk ke Monumen Perjuangan Rakyat, agar para pedagang kaki lima bisa berjualan dan pembeli semakin bertambah. Apalagi sekarang adalah bulan ramadhan, akan banyak warga yang ngabuburit dan akan meningkatnya pembeli,” jelasnya.

“Maka dari itu, kalau memang Gubernur Jabar sayang terhadap masyarakatnya yang sedang mengalami keterpurukan ekonomi, coba izinkan warga berjualan dan izinkan gerbang Monumen Perjuangan Rakyat dibuka, agar ekonomi masyarakat dapat meningkat dan tidak mengalami keterpurukan,” tandas Ketua DPD GPPK R. Kurnia.

(Robinson & Tim Red )

Loading...
Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini