MEDIA PURNA POLRI,BANDUNG –  Modernisasi sangat bisa menggerus kepedulian terhadap sesama manusia.
Manusia bisa berprilaku tidak seperti manusia ditinjau dari beberapa aspek kehidupan yang menjadi sasaran atau target pelemahan cara berfikir sehingga merosot nilai kemanusiaan dalam sejarah peradaban manusia.

Individualisme,kapitalisme,egosentris dan lain sebagainya yang tersurat dalam “kitab suci globalisasi” yang merebut alam bawah sadar manusia untuk tidak menjadi manusia.Namun perlawanan-perlawanan terhadap itu semua bak jamur dimusim hujan salah satunya merajut kepedulian yang dilakukan masyarakat Kp Mekarsari Rt 03 Rw 22 Kelurahan Baleendah Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung Jum’at 29/03/2018.

Menurut Irvan Al karomah dan Kawan- kawan Komunitas Musik Citarum (KOMITARUM) sekaligus salah satu Penggagas,sebagai bentuk kemanusiaan, kepedulian terhadap Sesama, dengan Kebersamaan membentuk karakter, dengan menanamkan Niat yang tulus, tidak harus menunggu kaya kita bisa berbuat untuk Saudara- saudara kita yg kurang beruntung paparnya dengan penuh Motivasi.

Dengan di selenggarakan bedah rumah salah satu warga yang tidak layak huni
Mesin-mesin penggerak dimotori DKM Masjid Baitul Hikmah, masyarakat serta beberapa element kepemudaan, pendidikan dan lingkungan hidup diantaranya Komunitas Musik Citarum (KOMITARUM), Lembaga Pemberdayaan Lingkungan Hidup (LPLH) SERBAWANGI,
Yayasan Pendidikan AlL-KAROMAH serta dukungan penuh dari Satgas Citarum Harum Komandan Sektor 6 Kol.Inf.Yudi Zanibar beserta Komandan Sub Sektor 9 Serka Enjas Prasetyo.

Bedah rumah tidak layak huni yang berlokasi tepat di pinggiran sungai Citarum tersebut menjadi udara segar untuk keberlangsungan organisme kemanusiaan.

Ketua Komitarum atau Komunitas Musik Citarum Andri Herdiana menambahkan bahwasanya kegiatan tersebut bukan seremonial belaka, melainkan ajang bersinerginya berbagai element masyaraakat untuk bersama-sama meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan sesama manusia.

Komunitas Musik Citarum yang gencar mengkolaborasikan musik dengan kepeduliaan terhadap lingkungan akan terus berkesinambungan serta mensosialisasikan agar masyarakat peduli terhadap lingkungan melalui musik imbuhnya.

Hal senada di ungkapkan Guru besar
Pembina Pengurus Yayasan Al-Karomah Ust Wahyu Amunudin dan LPLH Serbawangi, bahwasanya mesti ada gerakan gerakan kedalam dan keluar untuk melatih kemanusiaan agar tidak musnah digrogoti bakteri zaman.

(IRVAN/MPP)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini