MEDIA PURNA POLRI,JAKARTA – Adanya oknum Lurah di lingkungan Pemprov DKI Jakarta yang menerapkan pungutan liar (Pungli) hingga ratusan juta rupiah ternyata bukan isapan jempol belaka. Pasalnya, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi menuding adanya oknum Lurah yang selalu melakukan Pungli terutama dalam pengurusan surat tanah.

Menurut Prasetyo, oknum Lurah tersebut memanfaatkan warga yang ingin mengurus surat PM 1 atau surat keterangan lurah, terlebih dalam pengurusan surat-surat kepemilikan tanah.

“Kalau warga mau membuat surat yang menyangkut kepemilikan tanah harus melalui lurah. Kalau ga ada uang ya gak jalan, itu kan lucu,” Ujar Prasetyo, Senin (16/07/18).

Ketua DPRD DKI Jakarta ini mengutarakan, dirinya sudah banyak menerima laporan ataupun pengaduan dari beberapa korban atas ulah oknum lurah yang memintai uang. Namun ia enggan membeberkan siapa saja oknum lurah yang melakukan Pungli.

“Ada beberapa orang di lapangan yang akan Operasi Tangkap Tangan (OTT). Investigasi ini berjalan baik. Tunggu tanggal mainnya,” Katanya.

Pras menjelaskan, banyak yang laporan kepadanya, ada yang minta Rp 100 juta, Rp 50 juta, bahkan sampai Rp 200 juta untuk mengurus surat PM 1 (Surat keterangan Kelurahan).

“Mudah-mudahan dengan pernyataan saya ini oknum lurah yang pungli segera insaf. Jangan sampai Pemerintah Daerah balik lagi ke paradigma lama,” Tandasnya. (Indra)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini