MEDIA PURNA POLRI,TANGERANG- Siang ini di halaman Polresta Bandara Soekarno Hatta bersama Kombata melakukan rilis penyelundupan puluhan ribu baby lobster yang dilakukan di Tangerang Bandara Soekarno Hatta,Selasa(26/06/2018).

Dari kasus ini diungkapkan oleh Kapolres Bandara Soekarno Hatta yaitu AKBP Victor Togi Tambunan ” Bahwa Ada sejumlah petugas keamanan yang terlibat dalam penyelundupan benih bayi baby lobster untuk dikirim ke Singapura dimana tersangka yang diamankan adalah petugas keamanan dari maskapai yang berada di Bawah Soekarno Hatta.” Jelas AKBP Viktor Togi Tambunan.

Kronologi yang dijelaskan oleh Bapak Kapolres Bandara Soekarno Hatta ” Upaya penyelundupan ini diawali dari seorang wanita yang akan mengirim ke Singapura inisial JL (37thn) yang dalam kopernya ditemukan puluhan ribu baby lobster yang siap dikirim dan diusahakan untuk bisa keluar dari petugas keamanan dari pintu pemeriksaan expray.” Ucap AKBP Viktor.

“Dengan kecurigaan petugas kami langsung melakukan pemeriksaan dan di dalam karantina diketahui koper tersebut berisi puluhan ribu benih baby lobster yang siap dikirim ke Singapura.” Tambah AKBP Viktor.

“Pada kejadian awal tersebut lagi-lagi petugas mencurigai di mana ada tersangka petugas keamanan sebuah maskapai di Bandara Soekarno Hatta ada yang melakukan polosan dengan menggunakan kendaraan operasional yang biasa dilakukan untuk ke bagasi untuk dibawa.” Terang AKBP Viktor.

“Hari ini kita meliris terkait penyelundupan kasus baby lobster yang terjadi pada bulan Mei dan Juni Tahun 2018 dimana untuk bulan Mei di amankan tersangka TW, BW, dan TH, dalam kasus ini didapati barang bukti 50.000 benih baby lobster dengan cara memasukkan paket ke bagasi dengan jalur yang tidak semestinya, memasukkan paket ke bagasi ini dilakukan dengan kendaraan operasional langsung menuju bagasi pesawat.” Papar AKBP Viktor.

Selanjutnya setelah sampai Singapura barang dikembalikan dan dilaporkan “Kita proses untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut dan dalam kasus ini sudah dilakukan sebanyak 5 kali 3 kali pada bulan April dan 2 kali di bulan Mei, masing-masing menerima bayaran sebesar 15 juta rupiah, dari berapa banyaknya benih baby lobster pelaku tidak bisa menyebutkan karena dia hanya mengantar.” Ujar AKBP Viktor.

“Ini tidak ada kaitanya dengan maskapai ini hanya oknum saja yang bekerjanya di sana dan hanya satu maskapai.” Tutup AKBP Viktor.

6 orang ditangkap dan 2 orang DPO dalam upaya penyelundupan baby lobster ke Singapura di Bandara Soekarno Hatta, para tersangka terkena ancaman pidana paling lama 6 tahun dan denda satu miliar rupiah.  (Willy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini