Media Purna Polri, Nasional – Samsung berjanji bahwa Galaxy Note 8 yang diluncurkannya pekan lalu tidak akan meledak. Samsung menjelaskan bahwa mereka telah mengubah dan memperketat metode pengujian keamanan pada proses produksi smartphone tersebut.

Sebagai upaya memastikan keamanan Galaxy Note 8, Samsung juga bekerja sama dengan organisasi pengawas Underwriter Labs. Kerja sama tersebut dilakukan dalam hal pengujian keamanan secara independen.

Sebagaimana dilansir dari Engadget, Rabu (30/8/2017), Samsung sebenarnya telah mencanangkan protokol 8 poin pengujian keamanan saat produksi Galaxy Note 8. Namun perusahaan merasa hal itu belum cukup untuk memastikan keamanan dan membersihkan namanya pasca tragedi Galaxy Note 7.

Karena itu, Samsung kemudian meminta Underwriter Labs turut melakukan pengujian baterai secara independen agar benar-benar yakin bahwa Galaxy Note 8 tidak akan meledak.

Selain itu, Samsung juga mengganti perusahaan pemasok baterainya. Bila baterai Galaxy Note 7 dipasok oleh ATL, maka baterai Galaxy Note 8 dibuat secara internal dengan bantuan perusahaan manufaktur Murata.

Samsung juga sudah menghentikan proses pengujian baterai oleh pihak ketiga dan menggantinya dengan pengujian internal sejak Oktober 2016 silam. Semua hal tersebut mengindikasikan betapa raksasa elektronik Korea Selata itu tidak ingin mengulangi kesalahannya di Galaxy Note 7.

Seperti diketahui, Samsung Galaxy Note 7 sempat mengalami masalah pada baterai. Masalah tersebut bahkan membuat sejumlah unit Galaxy Note 7 meledak atau terbakar.

Foto Dokumentasi Galaxy Note 7 yang hangus meledak

Peristiwa ini membuat banyak maskapai penerbangan melarang penumpang membawa Galaxy Note 7 karena khawatir akan memicu bahaya.(team)

Loading...
Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini