Mediapurnapolri.net PANDEGLANG – Ternak bebek petelur bisa menjadi peluang usaha yang menguntungkan, terlebih dahulu usaha ini masih relatif terbatas di daerah tertentu saja. Selain itu, pemeliharaan bebek terbilang cukup mudah untuk belajar.

Telur bebek, walaupun tidak sepopuler telur ayam, masih memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai bisnis yang menjanjikan. Selain harga telurnya yang lebih tinggi, telur ayam, kandungan nutrisi dalam telur bebek lebih tinggi sehingga lebih banyak khasiatnya untuk tubuh kita.

Hasan Asep, warga Kampung Tamanjaya RT / RW 003/001 Desa Tamanjaya Kecamatan Sumur Kabupaten Pandeglang, sekaligus peternak unggas bebek petelur, yang awalnya beliau kebingungan mau usaha apa, setelah berkunjung ke daerah lain akhirnya menemukan gagasan yaitu membuka usaha ternak bebek petelur yang sampai saat ini masih berjalan

“Alhamdulilah setelah saya mendapat gagasan ini langsung saya awalnya saya mencoba membeli bibit 100 ekor dan mulai bertelur sekitar 30-50 butir perhari nya.
Setelah saya rasa usaha ini ternyata menguntungkan ahirnya saya membeli 100 ekor lagi dan hasil telur setiap harinya bertambah menjadi 70- 80 butir perhari nya.

Hingga akhirnya saya berpikir berternak unggas seperti bebek petelur yang bisa menjadi pilihan yang menarik, hingga akhirnya saya jalani sampai sekarang.
Dan saya jual per butirnya di harga Rp.2000-2500.

Harapan saya kedepan nya, mudah-mudahan usaha saya ini menjadi besar dan bisa membuka cabang, sehingga kebutuhan pelanggan terpenuhi.

Untuk sementara ini kami belum mempunyai pelanggan di luar Tamanjaya karna mungkin belum pada tau kalau di Desa Tamanjaya ini ada peternak bebek petelur, paling tidak pelanggan lokal saja untuk membuat telur asin. Ungkapnya.

Namanya juga pemula yah Untuk pemasaran kami masih kesulitan, inipun kami hanya memenuhi kebutuhan warga lokal saja.
Harapan saya kedepan nya mudah-mudahan usaha ternak unggas bebek petelur ini berjalan lancar dan bagi pasar-pasar yang membutuhkan telur bebek, kami siap untuk menjadi suplir buat pasar-pasar yang membutuhkan dan kami jual Rp.2500 per butir. Tandas, Hasan Asep kepada wartawan “MPP”. (Adang).

Loading...
Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini